Fawait kembali mengingatkan, bahwa tugas besar menanti bagi jajaran komisaris dan direksi Bank jatim. Jangan sampai alokasi dana kredit itu mubazir atau tidak tersalurkan. Sehingga secara kinerja keuangan, laba dan aset bank Jatim juga harus meningkat. “Komisi C kedepan tetap melakukan fungsi kontrol, apalagi dalam rangka program pengentasan kemiskinan di Jatim,” pungkasnya. (*)
[17/3 19.55] nomerku: Seperti diketahui, pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2021 kali ini, terdapat perubahan susunan pengurus perseroan. Bankjatim memberhentikan dengan hormat anggota Direksi yang berakhir masa jabatannya yaitu Direktur Risiko Bisnis Rizyana Mirda dan Direktur Keuangan Ferdian Timur Satyagraha. Selain itu, berdasarkan hasil RUPS Tahunan 2021, bankjatim mengangkat Komisaris dan Direksi baru yang telah lulus fit & proper test.
Posisi Komisaris Utama ditempati Suprajarto (Eks Dirut BRI). Tiga Komisaris Independen Prof Muhammad Mas’ud, Prof Candra Fajri Ananda (Akademisi) dan Sumaryono (Banker pernah di BRI). Kemudian Komisaris (biasa) masih ditempati Heru Tjahjono (mantan Sekdaprov Jatim).
Pada posisi direksi, terdapat nama-nama baru yakni R Arief Wicaksono dan Edi Masrianto (eks PT Garam). Sedangkan posisi Dirut masih dijabat Busrul Iman (Eks BRI), Direktur Kepatuhan Erdianto Sigit dan Direktur TI Tonny Prasetyo. nang
Ini Reaksi DPRD Jatim Terkait Perombakan Komisaris dan Direksi Bank Jatim : Komutnya jangan sampai kerjanya biasa biasa aja
Bagikan
Baca berita lainnya:
