Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Belum Lunas SPP, Siswa SMAN Gresik Dilarang Ikut Rekreasi

GRESIK, KANALINDONESIA.COM: Sejumlah orang tua murid di Gresik mengeluh lantaran anak-anaknya tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan rekreasi sekolah di SMAN Gresik, ada syaratnya, salah satunya, ada kebijakan yakni SPP harus lunas terlebih dahulu.

Padahal, dipastikan dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jawa Timur tidak memperbolehkan adanya pungutan liar.

Namun, di Sekolah Menengah Tingkat Atas di Kota Pudak ini masih nekat melakukan tarikan pada orang tua murid.

Salah satu orang tua murid yang berpesan agar namanya tidak dipublikasikan mengaku dirinya sempat mempertanyakan kebijakan SPP tersebut. Padahal Dispendik Provinsi Jatim sudah berulangkali menyampaikan tidak ada SPP di sekolah.

“Tapi tadi Pak Kepsek bilang semua sekolah SMAN di Gresik melakukan hal yang sama. Saya setiap bulan ditarik Rp 250 ribu,” terangnya, Rabu (25/05/2022)

Ditemui di kantornya, Kepala Sekolah SMAN Gresik, Syafaul Anam membantah adanya pungutan liar yang terjadi di sekolah yang dipimpinanya.

“Saya akui memang ada SPP untuk PMP dan biaya personal siswa. Untuk PMP Rp 140 ribu dan personal Rp 110 ribu. Tapi bagi yang tidak mampu kami tidak memaksa,” terangnya.

Terkait SPP dikatakan Anam, merupakan kesepakatan komite. Bahkan, pihaknya menyebut uang SPP dikelola oleh komite bukan sekolah, ” Itukan kesepakatan komite. Bagi yang tidak mampu ada yang tidak bayar sama sekali,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, komisi IV DPRD Gresik, Syaichu Busyiri mengatakan persoalan ini muncul karena kebijakan yang dilakukan tidak tertulis. Kepala sekolah hanya menyampaikan secara lisan, ” ternyata di lapangan berbeda dengan imbauan kepsek,” pungkasnya.(Irwan)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita