Dari kejadian ini, pihaknya berupaya agar menjadikan sebuah pelajaran terhadap antar pengurus tim kesebelasan dan panitia dalam pertandingan Liga Santri PSSI Piala KSAD di Kabupaten Jombang.
“Tapi namanya juga sepakbola. Ya jadi pelajaran untuk kedepannya, baik dari pengurus tim maupun panitia. Agar Liga Santri ini terus berjalan dengan aman dan kondusif,” tandasnya.
Di tempat yang sama, ketua panitia pertandingan Liga Santri PSSI Piala KSAD di Kabupaten Jombang, Basuki membenarkan kejadian ricuh hingga akibatkan bentrok antar suporter di tengah lapangan.
“Iya benar, ini ada keributan. Intinya saat ini saya masih mengamankan tim dari panitia dulu,” ujarnya kepada awak media.
