Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Masjid Besar Ainul Yaqin Wringinanom Gresik, Salurkan 800 Paket Daging Kurban

GRESIK, KANALINDONESIA.COM : Usai mengumandangkan gema takbir pada malam harinya, keesokannya, panitia kurban Masjid Ainul Yaqin, Desa/Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik, Jatim, melangsungkan ibadah Qurban dengan menyembelih 6 ekor sapi dan 4 ekor kambing.

Iduladha tahun ini jatuh pada hari Minggu, (10/07/2022) atau 1443 Hijriyah, tampak masyarakat sangat antusias mengantri pembagian daging kurban dari panitia.

Mereka rela menunggu, dari pagi hingga terik mentari menyengat, terlihat berjejer sederet motor terparkir rapi di luar pagar halaman masjid. Pemilik motor itu berada disekitarnya, ada yang sedang duduk-duduk, ada juga yang sembari bersenda gurau dengan temannya, sesekali sambil mengamati proses penyembelihan sapi.

Di sebelah akses masuk, sambil mengatur masyarakat yang sedang mengantri, terlihat seseorang yang memakai jas warna putih, songkok warna putih dan tersampir dipundaknya surban berwarna putih dengan kombinasi warna merah.

Dia adalah H. Erick Nur Samsi, ketua panitia Qurban masjid setempat, kepada wartawan Abah Erick menyampaikan kalau tahun ini menyediakan sekitar 800 paket daging yang akan disalurkan. Dengan klasifikasi sebagai berikut, 400 paket untuk warga setempat dan Jama’ah, 400 paket untuk masyarakat umum.

“Alhamdulillah, tahun ini kita dapat menyembelih 6 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Atas nama ketua panitia, kami ucapkan terimakasih kepada Jama’ah dan warga sekitar yang turut berpartisipasi, mulai penggalangan dana hingga usai pembagian daging,”kata dia.

Abah Erick menambahkan,”dalam momentum Iduladha ini, masyarakat yang meminta daging atau yang tidak meminta daging tetap kita kasih, karena syariatnya seperti itu,”sambungnya.

Saking besarnya pahala orang yang mau melaksanakan ibadah kurban, Abah Erick menyampaikan,” Dijelaskan penyembelihan hewan kurban ini juga merupakan salah satu ibadah sesuai yang dilaksanakan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail ‘alaihissalaam. Sehingga umat Islam diharapkan mengikuti jejak Nabi yang menjadi tauladan umat muslim sejagad tersebut, serta menciptakan kepekaan dan kepedulian sosial kepada sesama umat. Lebih lanjut dijelaskan, pemahaman yang ditekankan kepada warganya adalah berdasarkan dalil di suatu hadis Nabi Muhammad SAW. Tidak ada suatu amalan yang bisa membandingi pahala menyembelih hewan kurban, dibanding seseorang pergi jihad dengan seluruh harta kemudian pulang hanya tinggal nama.

“Tapi, juga ada ancamannya, yakni barang siapa yang diberi kemampuan lebih tapi tidak menyembelih kurban maka dilarang oleh Nabi untuk mendekati tempat salatnya Nabi,” tandas H.Erick.

“Jadi pahalanya ibadah kurban itu besar sekali,”pungkas mantan serdadu itu.(Irwan_kanalindonwsia.com)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita