Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Daerah

Wong Sekkdaprov nya Belum Dilantik, DPRD Jatim Sudah Tebar Harapan

Sementara itu, M Khulaim Junaidi, Anggota DPRD Jatim dari Fraksi PAN mengaku sangat senang dengan kabar kepastian pelantikan Sekdaprov Definitif ini. Setelah satu tahun lebih Pemprov Jatim tidak terisi sekda, hanya Plh dan Pj. Tentu keputusan ini bisa menjadi solusi atas terkendalanya kerja cepat Gubernur dalam rangka percepatan pembanguna Jatim. “Dengan adanya definitif ini, pastinya tidak bekerja biasa-biasa saja. Tapi perlu kerja extraordinary,” ujar Khulaim.

Tapi yang jelas dengan Sekdaprov definitif ini, Gubernur Khofifah sudah menyelesaikan satu tugas pentingnya. DPRD melihat ada keseriusan dari Gubernur untuk bagaimana memperbaiki sistem pemerintahan di Jawa TImur. Karena fungsi Sekda ini harus bisa memanage dan mensinergikan OPD-OPD dalam mendukung program-program pemerintah. “Antar OPD harus sinergi. Karena banyak program yang harus melibatkan banyak OPD. Misalnya program pemulihan ekonomi, pengentasan kemiskinan, penanganan wabah PMK dan sebagainya,” tandasnya.

Khulaim menyebut, Sekda yang lama, dinilai belum maksimal dalam memaksimalkan sinergi antar OPD. Karena banyak program yang berjalan sendiri-sendiri. Hal semacam itu diharapkan jangan sampai terulang lagi di sekdaprov yang baru ini. Khususnya menjelang pembahasan Perubahan APBD 2022. Perlu ada Langkah kongkrit untuk percepatan P-APBD agar penggunaan Anggaran di akhir tahun lebih efektif, tidak terlambat atau menimbulkan SILPA. “Di P-APBD kami berharap lebih awal, supaya Anggaran itu bisa segera keluar (terserap) agar masyarakat bisa segera merasakan program pemerintah. Tidak menunggu di akhir tahun agar roda Perekonomian di Jatim berjalan dengan Baik,” pesannya.

Senada, Anggota Komisi A DPRD Jatim Ubaidillah secara prinsip menyambut positif jika benar pelantikan Sekdaprov Jatim definitif yang kabarnya dilaksanakan 15 Juli 2022.
Politisi PKB itu mengatakan, posisi Sekdaprov definitif sangatlah strategis termasuk dalam berbagai program Pemprov Jatim. Apalagi, sebentar lagi akan ada pembahasan P-APBD Jatim 2022.
Sebab, yang terpilih sudah pasti melalui berbagai hasil penilaian dan semacamnya. “Semoga menjadi Sekda terbaik dalam rangka membangun reformasi birokrasi agar Pemprov Jatim menjadi teladan bagi 38 kabupaten/kota,” terangnya.
Dia berharap, Sekdaprov Jatim yang baru dapat bersinergi baik dengan kalangan legislatif sebagai bagian dari pemerintahan daerah. “Kami berharap Sekda definitif menjadi harapan baru terkait dengan berbagai upaya di Pemprov Jatim,” pungkas Gus Ubaid.

Sayangnya harapan ini belum jelas kapan terwujud, hingga berita ini ditulis belum ada gerakkan apapun dari Kkhofifah Indar Parawansa. Mungkin harus sabar, kan Ibu Gubernur baru datang dari menjalankan ibadah haji. Mungkin masih capek dan mau tenang dulu. nang

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita