Lebih jauh Yo memaparkan, berdasarkan analisanya perkembangan media sosial dengan jenis – jenis konten yang sering dibagikan, awal mulanya adalah konten yang bersifat menghibur, kemudian berkembang membuat kontrn kreatif yang bersifat inspiratif dan bersifat edukatif. Dan terahir belakangan konten – konten yang dibuat bersifat berusaha untuk meyakinkan tentang sesuatu, diantaranya menciptakan brand produk maupun korporate.
Webinar mata kuliah mahasiswa MICE Event ini, diikuti sekitar 100 peserta luring di ruang Multi Media STIKOSA – AWS dan ratusan peserta daring virtual dari mahasiswa STIKOSA – AWS, juga para pelajar SMA dan sederajat se – Surabaya dan sekitarnya, serta event ini dibuka oleh Ketua STIKOSA – AWS Dr. Meithiana Indrasari, ST., MM.
Ketua STIKOSA – AWS mengaku bangga pada mahasiswanya, yang telah sukses menyelenggarakan acara ini, dan berhasil mencari supot finansial secara mandiri, serta berhasil mendatangkan peserta lainnya dari siswa SMA, SMK, dan MA se- Surabaya dan sekitarnya.
“Saya apresiasi bangga mahasiswa – mahasiswa saya saat ini terbukti berhasil mandiri menyelenggarakan event mata kuliah MICE ini,” luapan kekaguman Dr. Mei, sapaan akrab Dr. Meithiana Indrasari, ST., MM, saat membuka webinar MICE Event : Digital Era War as Social Media.
“STIKOSA AWS adalah pembentuk karakter jiwa digital entrepreneur.
Dan hasilnya?
Mereka sanggup mencari sponsor, didukung 20 media partner, meyediakan konsumsi, voucher e wallet, menghadirkan para pelajar SMA sederajat, dan Kalo liat dari menu konsumsi yang sebanyak itu, nampaknya bathi anak2 ini. Jadi kalo ingin kuliah dan bathi, yaa di STIKOSA AWS,” imbuh kekaguman Dr. Mei dengan canda kelakar khasnya. (dmpr)
