Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Terbit, Antologi Puisi Karya Wartawan Usia Emas

Imung Mulyanto : Mantan Redaktur Seni Budaya Harian Surabaya Post dan Pimpinan Redaksi Arek TV Surabaya. Pria kelahiran Banjarnegara tahun 1958 ini punya segudang pengalaman bidang media. Pernah bekerja di Balai Produksi Media Televisi (BPM TV) Depdikbud, dan sempat menjadi Staf Khusus Diskominfo Jatim dan ikut merintis pembentukan Jatim Newsroom serta Newsroom BIP Jakarta.

H.Karyanto : Karir jurnalistiknya dimulai sebagai koresponden Harian Pos Kota di Surabaya saat masih kuliah di Akademi Wartawan Surabaya. Kemudian berlanjut ke Harian Surya, redaktur majalah in house Bank Jatim, majalah Warta BUMD Pemprov Jatim, dan kini mengelola media online arekmemo.com. Beberapa karya sastranya terbit di harian Surabaya Post dan Harian Terbit.

Kris Maryono : Pria kelahiran Malang tahun 1959 ini pensiunan Reporter RRI Surabaya, dan sangat aktif dalam kegiatan seni budaya. Pernah menjadi pengurus Dewan Kesenian Sidoarjo periode 2011-2016, pembina grup lawak Galajapo, pembina Komunitas Perupa Delta dan Komunitas Wanita Pelukis Sidoarjo. Kris adalah penggagas utama buku antologi puisi ini dan ketua kordinator Warumas.

Rokim Dakas : Rekam jejaknya di dunia jurnalistik tercatat pernah bekerja di berbagai media. Mulai dari harian Radar Kota, Surabaya Post, Majalah Liberty, tabloid Nyata, harian Bhirawa, tabloid Cempaka, majalah Kirana, dsb. Selain profesi jurnalis, pria kelahiran 1953 ini juga dikenal sebagai sutradara dan aktor teater Bengkel Muda Surabaya.

Sasetya Wilutama : Alumni Akademi Wartawan Surabaya (kini Stikosa AWS) ini memulai karir sebagai wartawan di majalah berbahasa jawa Penyebar Semangat di Surabaya selama 10 tahun. Kemudian bergabung di SCTV Jakarta selama 19 tahun, berlanjut ke beberapa TV lokal di Surabaya, Bojonegoro dan Jakarta. Karya cerpen dan skenario sinetronnya tersebar di berbagai media, antara lain : Kompas, Jawa Pos, Surabaya Post, Horison, Gadis, Kartini, SCTV, TVRI, Indosiar dsb. Kini pria kelahiran Surabaya tahun 1963 itu pulang kampung dan bekerja di almamaternya sebagai tim Humas sambil terus menekuni hobby lamanya : menulis, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Jawa.

Toto Sonata : Anggota tertua kelompok Warumas ini juga dikenal sebagai penyair dan karya puisinya tersebar di berbagai media. Sempat menjadi Redpel Mingguan Mahasiswa (cikal bakal harian Memorandum), Redaktur Harian Suara Indonesia, Redaktur Tabloid Nyata, Pimred Majalah Kebudayaan Alur dan Penasehat Dewan Redaksi portal berita lensaindonesia.com

Widodo Basuki : Pria kelahiran Trenggalek tahun 1967 ini juga dikenal sebagai pelukis dan sering menggelar pameran tunggal. Alumni Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta jurusan seni rupa dan Universitas Adhibuana ini lebih dikenal sebagai pengarang sastra jawa. Buku karya pribadinya, terbanyak kumpulan geguritan, sudah lebih dari 15 judul. Keseharian Widodo Basuki adalah Pimpinan Redaksi majalah berbahasa jawa “Jaya Baya”.***

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita