Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Daerah

Sowan KH Abdul Jalal yang Sedang Sakit, Ketua PKS Jatim Ajak Kadernya Teladani Semangat Perjuangan

PROBOLINGGO KANALINDONESIA.COM – Ingin menunjukkan keteladanan dari seorang Kyai kharismatik, Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan mengajak kader PKS sowan ke Pondok Pesantren Nurul Qadim Probolinggo menjenguk sekaligus bersilaturhani dengan Kyai sepuh Ponpes Nurul Qadim KH Abdul Jalal yang sedang sakit.

Ditemani sejumlah pengurus PKS Probolinggo kedatangan Irwan disambut oleh KH Mawardi, pengasuh pondok kepercayaan Kiai Jalal.

Kepada Kiai Mawardi, Irwan mengaku sudah beberapa kali berkunjung ke Pondok Nurul Qadim bertemu dengan Kiai Jalal.

“Sekitar 4 kali kami ke sini. Kiai pernah mengajak saya berkeliling pondok,” katanya.

Bagi Irwan, Kiai Jalal merupakan sosok kiai pejuang yang punya dedikasi tinggi di bidang pendidikan yang patut diteladani

“Semangat berjuangnya patut diacungi jempol. Anggota PKS harus meneladani semangatnya. Tak pernah mengeluh, berjuang siang malam untuk membentuk generasi bangsa Indonesia,” katanya.

Hal itu menurutnya penting, mengingat visi PKS yang akan diwujudkan sebagai partai Islam rahmatal lil alamin yang kokoh dan terdepan dalam melayani rakyat dan NKRI.

Kepada Irwan, Kiai Mawardi, meminta maaf karena kondisi kesehatan Kiai Jalal yang sedang terganggu. “Pak Kiai itu intinya kecapekan, aktivitasanya luar biasa banyak, namun Alhamdulillah sekarang sudah mulai membaik,” katanya menjelaskan.
Menurutnya, Kiai Jalal kini sudah bisa menggerakkan setengah tubuhnya, tangan juga sudah bisa diangkat sempurna. Meski masih perlu banyak bantuan.

Meski masih sakit, Kiai Jalal masih aktif mendelegasikan berbagai tugas pondok kepada pengasuh pondok yang lain.

“Padahal kondisi beliau masih sakit. Namun semangatnya itu membuat kita salut. Hari ini, saya diminta bertemu dengan Kiai Mutawakkil menyerahkan surat. Jika beliau sehat, pasti beliau sendiri yang berangkat,” katanya.
Kyai Mawardi lantas bercerita seputar aktifitas Kyai Jalal sehari hari, “Kiai selalu bangun sebelum jam 3 pagi, dan keliling ke seluruh asrama santri. Setelah semua dikelilingi, kiai kembali ke kamar. Saya yakin, beliau tidak tidur. Lalu, sebelum subuh berangkat ke masjid. Aktifitasnya berlanjut sampai Dhuhur,” katanya.

Kiai Jalal bisa istirahat sebentar siang, lalu aktivitasnya berlanjut sampai malam hari. Selalu begitu setiap harinya, sehingga dikenal sangat bersemangat dalam mendidik. Dedikasinya dalam mendidik santri terlihat dari kepercayaan wali santri yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Jumlah santrinya 3000 yang mukim, yang tidak sekitar 500an. Dan ini terus bertambah dari tahun ke tahun,” kata Kiai Mawardi.

“Kiai juga berencana bertemu dengan temen-temen PKS, namun belum sempat.  Sudah disampaikan ke saya. Trus keburu sakit. Alhamdulillah temen-temen PKS yang kemari,” pungkasnya. Nang

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita