Lanjut Diana, jejailan dimaksud terkadang datang dari ujaran kaum remaja. Mulai dari menjuluki namanya dengan lantunan suara yang mendesah, meminta ditemani di sampingnya, hingga seringkali berujung meminta nomor WhatsApp.
“Jadi kita sebagai penjualnya tetap jaga sikap, menghadapi itu dengan santun, intinya yang penting tetap ramah dan sopan,” tandasnya.
Masih di tempat yang sama, Saiful Bahri mengaku baru yang kedua kali menyantap masakan sate Taichan milik Diana tersebut. Menurutnya merasa nyaman, dan betah dengan pelayannya yang cantik dan baik.
“Ini baru ke dua kalinya, tempatnya enak bisa dibuat ngerjakan tugas apa kek gitu. Satenya mantap dan murah juga, apalagi pelayanannya orangnya cantik dan selalu senyum sehingga enak ramah juga,” singkat pria 22 tahun warga Peterongan, Kabupaten Jombang ini.
Sekadar diketahui sebelumnya bahwa, warung sederhana masakan sate Taichan di Jalan Gubernur Suryo, Kecamatan/Kabupaten Jombang dikenal seringkali diburu pembeli.
