Menurutnya, keberhasilan itu juga tak lepas dari doa-doa yang dipanjatkan oleh masyarakat Indonesia. Kegiatan-kegiatan doa bersama dan munajat menembus langit rutin digelar oleh masyarakat Indonesia.
“Majelis-majelis seperti ini yang membuat Indonesia kuat. Doa-doa kalian yang bisa menembus Arsy Allah SWT. Saya meyakini berkat Sholawat Indonesia selamat,” terangnya.
Lelaki yang juga dijuluki sebagai Panglima Santri itu juga menerangkan keutamaan membaca shalawat Nabi SAW. Menurutnya, Selain doa, umat muslim juga dianjurkan memperbanyak amalan lain yang bermanfaat. Salah satunya adalah membaca shalawat Nabi Muhammad SAW.
Keutamaan membaca shalawat Nabi ada beragam. Salah satu keutamaan membaca shalawat Nabi bisa menghapuskan dosa. Amalan ini dapat dilakukan kapan saja, baik dibaca sebagai dzikir setelah sholat maupun dibaca kapan pun untuk mengisi waktu luang.
“Mulai dari meningkatkan derajat dan kebaikan, menghapuskan keburukan, hingga menambah pahala. Bukan hanya itu, keutamaan membaca shalawat nabi juga dapat memberikan ampunan dosa dan menjadi penghibur kelak di alam kubur,” tutur Gus Muhaimin.
Pengajian Umum yang dikemas dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H serta HUT Ke-58 Jam’iyah Mahabbaturrosul dan Haul KH. Sholihin Hamzah yang digelar di Lapangan Kebon Melati, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.(Nggit)
