SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Jatim Hudiyono menghadiri acara menyambut Talkshow Hari Pahlawan 10 November yang digelar oleh komunitas arek Paguyupan Surabaya di Hotel Grand Dafam Surabaya, Jumat 4 November 2022.
Menurut Hudiyono, Talkshow yang bertemakan Hari Pahlawan dalam Kebhinekaan Berbangsa untuk pembangunan SDM, di dalamnya harus terdapat nilai-nilai kepahlawanan. Apalagi di era teknologi digital yang berkembang begitu cepat seperti saat ini.
“Pemerintah memfasilitasi kegiatan bersama masyarakat Jawa Timur untuk memperhatikan fighting spirit kepahlawanan dalam upaya membangun SDM. Kita perlu tanamkan juga lewat sentuhan konten-konten edukasi digital,” kata Hudiyono kepada awak media, (4/11).
Selain Kadiskominfo, dalam Talkshow juga dihadiri Kepala Bakesbangpol Jatim Heru Wahono Santoso, para pemuka agama dan tokoh masyarakat.
Tak hanya itu, mengenai tagline dari Optimis Jatim Bangkit itu sendiri Hudiyono menegaskan bahawa tidak lepas dari semangat kepahlawanan. Ia pun mengajak seluruh audiens untuk meneruskan perjuangan dan mempertahankan prestasi jatim di tingkat nasional sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi, penurunan kemiskinan tertinggi dan ekspor antarpulau tertinggi.
Kepala Diskominfo Jatim, Hudiyono saat hadiri Talkshow Hari Pahlawan dalam Kebhinekaan Berbangsa di Surabaya, (foto: Ady_Kicom)“Selama beberapa tahun terakhir menghadapi pandemi Covid-19, kita juga dikuatkan oleh semangat dan nilai-nilai kepahlawanan dalam diri masing-masing untuk berjuang membawa Jatim keluar dari krisis selama pandemi,” ungkapnya.
Sementara itu, Diana Rosiana Samar selaku Ketua Paguyuban Arek Surabaya mengapresiasi kepada Diskominfo dan Dewan Provinsi, serta perwakilan pemerintah seperti Bakesbangpol. Ia harap acara seperti ini bisa berkelanjutan.
“Nantinya bukan hanya saya yang duduk sebagai narasumber, tapi bisa bergantian dari perwakilan-perwakilan organ. Artinya kami menyerukan bagaimana organ-organ nasionalis ini bisa menyuarakan kesatuan yang pasti tentang kebangsan itu bagaimana seperti apa dalam wadah yang resmi,”
“Kami menginisiasi Bakesbangpol untuk membuka satu wadah untuk berkumpulnya para organisasi nasionalis, sehingga bermuaranya jelas,” kata Diana.
Dengan adanya kerjasama yang dibentuk oleh Bakesbangpol sejak tahun 2018 lalu, Diana mengaku siap mendukung dan berkolaborasi.
“Kami Paguyuban Arek Surabaya sangat mendukung dan siap berkolaborasi. Kami selalu menyuarakan jangan hanya simpatik tapi empati, arek Surabaya bergerak dan harus berani terjun langsung,” tandasnya. (Ady_kanalindonesia.com)
