Satu Pelajar Korban Tenggelam Sungai Brantas Berhasil Ditemukan di Mojokerto

- Editor

Jumat, 4 November 2022 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Tim gabungan dari SAR dan BPBD Jombang dalam pencarian dua bocah tenggelam kemarin (4/11), di Dam Karet, Sungai Brantas di Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, akhirnya berhasil menemukan seorang bocah pelajar sudah dalam keadaan meninggal dunia di bantaran sungai yang berada di wilayah Mojokerto.

Ditemukan jasad korban kali ini dibenarkan oleh Kapolsek Kesamben, AKP Achmad saat dikonfirmasi awak media. Korban baru bisa ditemukan oleh tim SAR ini setelah sehari kemarin saat melakukan penyisiran di bantaran sungai tidak membuahkan hasil.

Namun, dari informasi yang diterima polisi. Pada penyisiran sejauh kurang lebih sekitar 7 kilometer, seorang korban berinisial A akhirnya terangkat ke permukaan sungai dan berhasil dievakuasi pada siang hari di wilayah Kecamatan/Kabupaten Mojokerto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban bernama Alvin ini ditemukan di lokasi bantaran sungai Brantas yang berada di Desa Ngingas Rembyong, Kecamatan Mojokerto, sekitar pukul 11.30 WIB,” ungkap Kapolsek Kesamben, Jumat (4/11) siang.

Setelah ditemukannya satu jasad korban, tim SAR kini juga masih melakukan manuver-manuver dengan mengunakan perahu boot di sekitaran ditemukan bocah tenggelam itu. AKP Achmad juga menambahkan, sekarang ini korban pelajar sudah di bawa oleh mobil ambulans BPBD, dan pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut dari rekan-rekan dari Polres Mojokerto.

“Untuk kondisinya kita belum sempat melihat dan belum mengetahui sajad korban ini dibawa kemana, karena korban ditemukan masuk wilayah Mojokerto. Dan kami menunggu identifikasi dari Polres Mojokerto,” terangnya.

Sebelumnya, upaya pencarian terhadap 2 pelajar asal Mojokerto korban tenggelam di Dam Karet Menturus Sungai Brantas terus dilakukan. Tim operasi lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang melakukan upaya penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Video Keajaiban, Alquran Tak Terbakar dalam Kebakaran Truk Ekpedisi di Km 306 Tol Pejagan Pemalang

Kepala Tim operasi lapangan BPBD, Abdi Purwoko mengatakan pihaknya sudah menurunkan tim dan peralatan untuk upaya pencarian korban.

“Pencarian pertama kami turunkan satu perahu silinjer, perahu karet untuk orientasi medan dan sekaligus penyisiran awal,” kata Abdi kepada wartawan, Kamis (3/11/2022) sore.

Hal ini dilakukan sesuai dengan Standart Operasional Pelaksanaan (SOP) yang dijalankan. Tim bergerak sejak pukul 16.15, sesuai SOP pihaknya akan berhenti pukul 17.00 WIB. Pada saat rehat kita akan lakukan evaluasi apa kendala pencarian, sebagai pertimbangan untuk pencarian esok.

“Radius pencarian kurang lebih empat kiloan dari TKM, Tempat Kejadian Musibah, Dam Menturus sampai tambangan Kesamben,” terangnya.

Sejauh ini belum diketahui kesulitan penncarian korban karena belum evaluasi di tim. Kondisi arus sungai sendiri, menurut Abdi sangat deras sekali.

“Maka pintu air nomor lima dibuka oleh petugas Dam karet Menturus untuk mengurangi ketinggian muka air,” urainya.

Sebelumnya, Polisi menerima laporan dua pelajar hilang diduga tenggelam saat mandi di Dam Karet (Bendungan Karet) sungai Brantas Dusun Pulo Kunci, Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Jombang, Kamis (3/11/2022) siang.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Kesamben AKP Achmad, dua orang pelajar tenggelam di sungai Brantas itu berinisial MA (14) asal Desa Betro Kecamatan Kemlagi dan Kr (14) warga Desa Kedungwaru Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

“Peristiwa 2 anak tenggelam di lokasi dam karet ini, terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Identitas kedua pelajar ini masih berusia 14 tahun, berinisial A asal di Desa Betro, dan K asal Desa Kedungwaru, yang sama-sama tinggal di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto,” ungkap AKP Achmad kepada awak media.

Baca Juga :  Keajaiban, Tiga Alquran Ditemukan Utuh dalam Kebakaran Truk Ekpedisi di Km 306 Tol Pejagan-Pemalang

Menurut keterangan saksi teman korban yang sudah dikonfirmasi oleh Kapolsek Kesamben, kejadian ini bermula ketika saksi seorang pelajar salah satu SMP Kabupaten Mojokerto, berinisial E (14) asal Dusun Batan Kulon, Desa Pagerejo, masih satu Kecamatan dengan korban ini saat masih masuk sekolah, tiba-tiba dijemput oleh kedua temannya tersebut.

“Jadi sekitar pukul 09.00 WIB saksi di jemput kedua temanya itu untuk di ajak berenang di Dam Karet lokasi tenggelam. Mereka ini menuju kesana dengan berboncengan mengendarai kendaraan bermotor Suzuki Smash bernopol S 6337 TG,” jelasnya.

Namun setiba dilokasi, AKP Achmad menceritakan, kedua bocah korban ini langsung turun dan berenang di bendungan Sungai Brantas tersebut, sementara saksi E ini masih belum ikut mandi dan sebelum ikut berenang, dirinya pergi membeli es teh dulu di sebuah warung sekitar Dam Karet.

“Anehnya, ketika saksi kembali hendak ikut berenang. Anak ini tidak melihat lagi kedua temannya, dan sempat dicari-cari ternyata sudah hilang,” terangnya.

Atas peristiwa itu, saksi langsung melaporkan ke warga setempat dan kemudian dilaporkan ke polisi. Hingga kini petugas Mapolsek sudah mendatangi TKP dan meminta keterangan saksi-saksi atas kejadian tersebut.

“Kami sudah menghubungi BPBD Jombang untuk melakukan evakuasi korban. Diduga tenggelamnya dua korban tidak bisa berenang karena terlalu derasnya arus sungai Brantas,” pungkasnya.(Fred_kanalindonesia.com)

Berita Terkait

Anggota Polres Jombang yang Dibakar Istrinya Dikabarkan Meninggal
Tragis, Perkara Sepele Polwan Mojokerto Tega Bakar Suami di Garasi Aspol
Kebakaran Gudang Plastik di Watestanjung Gresik, Api Baru Dapat Dipadamkan Selama 7 Jam
Hendak Menyalip dari Kiri, Pelajar SMP di Mojokerto Tewas Tertindas Truk
Alasan Untuk Lebaran, Pria di Mojokerto Ditangkap Jualan Pil Koplo
Kapolres Mojokerto Pantau Jalur Ekstrem Mojokerto-Batu
Meraih Berkah dan Kemulyaan Ramadhan, Khofifah bersama BAZNAS santuni 500 Yatim dan Dhuafa di Kota Mojokerto
Tiga Residivis Komplotan Curanmor di 15 TKP, Dibekuk Polresta Mojokerto

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 18:46 WIB

Anggota Polres Jombang yang Dibakar Istrinya Dikabarkan Meninggal

Minggu, 9 Juni 2024 - 16:58 WIB

Tragis, Perkara Sepele Polwan Mojokerto Tega Bakar Suami di Garasi Aspol

Minggu, 2 Juni 2024 - 00:22 WIB

Kebakaran Gudang Plastik di Watestanjung Gresik, Api Baru Dapat Dipadamkan Selama 7 Jam

Sabtu, 18 Mei 2024 - 09:32 WIB

Hendak Menyalip dari Kiri, Pelajar SMP di Mojokerto Tewas Tertindas Truk

Senin, 8 April 2024 - 17:30 WIB

Alasan Untuk Lebaran, Pria di Mojokerto Ditangkap Jualan Pil Koplo

Jumat, 5 April 2024 - 23:05 WIB

Kapolres Mojokerto Pantau Jalur Ekstrem Mojokerto-Batu

Kamis, 4 April 2024 - 16:54 WIB

Meraih Berkah dan Kemulyaan Ramadhan, Khofifah bersama BAZNAS santuni 500 Yatim dan Dhuafa di Kota Mojokerto

Rabu, 3 April 2024 - 12:40 WIB

Tiga Residivis Komplotan Curanmor di 15 TKP, Dibekuk Polresta Mojokerto

KANAL TERKINI