JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Taufiqi Fakkarudin Assilahi atau akrab disapa Gus Fiki terpilih sebagai ketua PC GP Ansor Jombang yang baru. Gus Fiki terpilih saat pelaksanaan Konferensi Cabang ke-IX PC GP Ansor Kabupaten di ruang pertemuan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Denanyar, Kecamatan Jombang, Minggu (27/11/2022) kemarin.
Berdasarkan informasi pada agenda Konfercab tersebut, Gus Fiki terpilih usai mendapat dukungan total 146 rekomendasi. Dengan rincian 9 rekomendasi dari PAC dan 137 dari ranting. Sedangkan calon lain, yakni Muhammad Imdad mendapatkan dukungan 87 rekomendasi dari PAC dan ranting, rincian 7 PAC dan 80 ranting.
Sesuai aturan, jika ada yang mendapat dukungan rekomendasi lebih dari 50 persen plus 1, maka secara otomatis akan ditetapkan sebagai Ketua PC Ansor yang baru.
“Maka sesuai aturan, yang mendapatkan dukungan rekomendasi lebih dari 50 ditetapkan sebagai ketua terpilih. Untuk itu, Gus Fiki kami tetapkan sebagai ketua terpilih dalam Konfercab kali ini,” ujar pimpinan sidang, Harun Prasetyo.
Sementara itu, Ketua Terpilih Taufiqi juga menyampaikan visi misi nya sebagai ketua Mandataris Konfercab IX PC GP Ansor Jombang. Ia merupakan Ketua PAC Jombang Kecamatan Jombang dan salah satu cicit dari Pahlawan Nasional Wahab Chasbullah yang merupakan Tokoh Pendiri Ansor.
Dalam visi misinya, Gus Fiki memaparkan bahwa akan menata Ansor Jombang pertama dari sisi administrasinya.
“Karena salah satu tolak ukur majunya organisasi adalah administrasi yang baik,” tegasnya.
“Saya juga akan membangun ekonomi Ansor yang mandiri, agar organisasi bisa berjalan dengan baik,” ujar Gus Fiki yang merupakan cucu Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab.
Sebelum terpilih sebagai Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Jombang periode 2022-2026, Taufiqi Fakkarudin Assilahi menjabat Ketua PAC Ansor Kecamatan Jombang.
Fiqi merupakan cicit pendiri dan penggerak Nahdlatul Ulama (NU) KH Abdul Wahab Chasbullah atau cucu Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab yang juga ketua DPW PPP Jawa Timur. Ayah Fiqi adalah politikus yang menjabat anggota DPRD Jatim, Silahuddin Asyari atau Gus Adi.(Fred_kanalindonesia.com)
