Terima Gelar Dr.HC dari ISI Surakarta, Garin Sampaikan Strategi Budaya Sebagai Oase

- Editor

Selasa, 6 Desember 2022 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Untuk memberikan penghormatan dan apresiasi atas berbagai pencapaian dan prestasi yang telah ditorehkan Garin Nugroho Riyanto, SH. Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta sebagai Institusi Pendidikan Tinggi Seni Negeri, memberikan Gelar Kehormatan Doctor Honoris Causa dalam bidang Penciptaan Seni Film untuk pertama kalinya. Sidang Senat Terbuka dalam rangka penganugerahan Gelar Doctor Honoris Causa dilaksanakan di Pendopo GPH Joyokusumo dan dilanjutkan dengan Pertunjukan Setan Jawa di Teater Besar Gendhon Humardani ISI Surakarta, Selasa (6/12/2022).

Gelar Doktor Honoris Causa, diberikan kepada seseorang yang telah berjasa atau berkarya luar biasa pada bidang seni, ilmu pengetahuan, dan teknologi, serta sumbangsihnya pada kebudayaan dalam arti lebih luas, termasuk dalam bidang kemanusiaan. Dr. (H.C.) Garin Nugroho, S.H. adalah satu diantara sedikit manusia yang berkarya, mencipta, mengabdi, dan berkomitmen secara konsisten, terus-menerus dalam tebakesenian yang sangat luas. Meskipun berbasis pada bidang penciptaan seni film, bagi kami, Garin secara luwes, adaptif, dan kreatif- inovatif, hadir dalam banyak ruang kesenian yang lain: music dan karawitan, tari, teater, rupa, tembang dan lagu, yang hamper semuanya berangkat dari – dan untuk menjawab – berbagai persoalan dan keresahan masyarakat.

Dalam Pidato Ilmiah Promovendus, Garin menguraikan sebuah tajuk “Strategi Budaya Sebagai Oase Masyarakat Sipil Yang Demokratis”, OASE menunjuk tempat subur bagi kehidupan.Kebudayaan sering diartikan atau dimanifestasikan sebagai bentuk seni dalam pengertian mikro ,bahkan sering diartikan sebagai “ Hiasan “ , namun langka meletakkan bentuk seni tersebut sebagai kebudayaan arti luas sehingga menjadi bagian tak terpisahkan hak hak sipil atau hak azazi manusia. Akibatnya, seni sering dianggap tidak cukup memiliki nilai-nilai nominal dan intrinsik yang mampu secara langsung membangun ekonomi dan politik bangsa. Sebutlah, karta film alternative tidak dihitung karena sumbangan nomial ekonomi dan mendukung politik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebudayaan merupakan suatu ekosistem untuk cara berpikir, bertindak dan bereaksi, individu, komunitas, beragam institusi dan Negara bangsa terhadap tantangan dan masa depannya. Ekosistem tersebut berakar pada sains, teknologi dan estetika beserta nilai hidup yang tidak dipisahkan satu sama lainnya untuk mewujudkan peradaban. Maka karya seni sebagai bagian takterpisahkan dari kebudayaan, merupakan manifestasi manusia dalam cara pikir, tindak dan bereaksi baik dalam bentuk karya rupa, senipertunjukkan, sastra, rupa hingga film serta beragam perkembangannya. Ia seperti oase ,suatu ekosistem yang menjadi ruang menemukan kesuburan kehidupan.

Rektor ISI Surakarta, Dr. I Nyoman Sukerna, S. Kar., M. Hum menyampaikan, harus diakui dalam setiap karyanya, Garin selalu menghadirkan narasi-narasi yang menggambarkan fenomena-fenomena baik sosial, politik, ekonomi, budaya, bahkan agama dalam sebuah tawaran kontestasi yang merangsang dan memaksa siapapun kita untuk berpikir, tanpa harus mengernyitkan dahi, namun menjadi paham dan sadar bahwa, semua yang tersaji itu ada dalam realitas masyarakat kita.

Keluwesan pribadi dan keleluasaan seni telah membawa Garin dalam ruang-ruang yang lebih luas dari sekadar urusan seni. Garin adalah seniman, budayawan, pemikir, penulis, sutradara, dan aktivis social dengan level jaringan pertemanan yang cukup unik: petani, tukang batu, dia bias bertemu,namun pejabat, menteri, atau bahkan presiden dapat menerimanya tanpa harus berpikir dampak maupun preseden. ISI Surakarta, dan dalam jumlah yang sangat banyak para seniman-seniman akademisnya, selalu terlibat dan bersinggungan, baik langsung maupun tidak dalam sebagian besar karya Garin Nugroho. Dapat dikatakan, karya-karya Garin Nugroho adalah ensiklopedia pencapaian seniman-seniman akademisi dari Institut Seni Indonesia Surakarta.

Berita Terkait

Kapolres Semarang Pimpin Sertijab Kapolsek Pabelan
Korlap Aksi Berang, Demo Pelaku Seni Tuntut Terbitkan Perbup Hiburan Tak Ditemui PJ Bupati Pamekasan
Gempabumi M4.4 Batang, Sejumlah Bangunan Rusak dan Warga Luka-Luka – Kanal Indonesia
Sebelum Dilarung, Tumpeng Agung Dikirab Keliling Telaga Ngebel Ponorogo Jelang 1 Suro
Gempa Berkekuatan Mag 4.6 Guncang Batang
Grup Reog Gajah Manggolo SMAN 1 Ponorogo Kembali Boyong Piala Presiden RI FNRP ke XXIX
Berikut Juara Festival Nasional Reog Ponorogo ke XXIX, Grebeg Suro 2024
Curi Sepeda Motor, Polisi Ringkus Pelaku Warga Suruh

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 05:48 WIB

Kapolres Semarang Pimpin Sertijab Kapolsek Pabelan

Senin, 8 Juli 2024 - 19:08 WIB

Korlap Aksi Berang, Demo Pelaku Seni Tuntut Terbitkan Perbup Hiburan Tak Ditemui PJ Bupati Pamekasan

Minggu, 7 Juli 2024 - 19:38 WIB

Gempabumi M4.4 Batang, Sejumlah Bangunan Rusak dan Warga Luka-Luka – Kanal Indonesia

Minggu, 7 Juli 2024 - 16:50 WIB

Sebelum Dilarung, Tumpeng Agung Dikirab Keliling Telaga Ngebel Ponorogo Jelang 1 Suro

Minggu, 7 Juli 2024 - 15:34 WIB

Gempa Berkekuatan Mag 4.6 Guncang Batang

Minggu, 7 Juli 2024 - 14:12 WIB

Grup Reog Gajah Manggolo SMAN 1 Ponorogo Kembali Boyong Piala Presiden RI FNRP ke XXIX

Minggu, 7 Juli 2024 - 09:40 WIB

Berikut Juara Festival Nasional Reog Ponorogo ke XXIX, Grebeg Suro 2024

Jumat, 5 Juli 2024 - 22:21 WIB

Curi Sepeda Motor, Polisi Ringkus Pelaku Warga Suruh

KANAL TERKINI

KANAL MILITER

Peringati Hari Bhakti TNI AU ke-77, Koopsud I Gelar Donor Darah

Selasa, 23 Jul 2024 - 13:30 WIB