Kades Sukoanyar Gresik, Pastikan Penjaringan Perangkat Desa Digelar dengan Transparan
GRESIK, KANALINDONESIA.COM: Isu calon titipan perangkat desa di Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jatim, beredar ke permukaan.
Menurut nara sumber yang tidak mau disebutkan namanya (warga setempat), pihaknya menyampaikan adanya dugaan praktik suap dari salah satu peserta calon perangkat desa.
“Ada sejumlah nama peserta ujian perangkat desa yang dititipkan Kepala desa,”kata salah satu warga pada wartawan.
Berdasarkan informasi tersebut, wartawan kanalindonesia.com mencoba konfirmasi kepada Kades Sukoanyar, Rupian. Saat di hubungi lewat telepon pribadinya, Rupian merespon untuk bertemu, namun selalu gagal. Pada Jum’at pagi (16/12/2022), wartawan telepon ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Cerme, Supaat. Melalui ketua AKD kecamatan setempat, awak media dapat bertemu dengan Kades Sukoanyar di rumah makan Padang, Desa Morowudi, Cerme, Gresik.
Di RM Padang tersebut, Kades Sukoanyar memastikan kalau isu yang beredar di masyarakat itu tidak benar alias hoax, di dampingi ketua AKD, Rupian menjelaskan panjang lebar mulai pembentukan panitia hingga tes ujian penentuan yang akan di gelar pada Sabtu,(17/12/2022) besuk, di kampus universitas Brawijaya, Malang, Jatim.
“Kami mengadakan penjaringan perangkat desa ini dengan terbuka, tidak ada istilah titipan, apalagi terima sejumlah uang dari peserta, itu tidak benar mas,”tegasnya.
Saat wartawan meminta ijin untuk meliput jalannya ujian di kampus universitas Brawijaya, Malang, Rupian tidak mengabulkan.
“Nanti hasil tesnya akan kami sampaikan ke sampean,”kata Rupian.
Sekedar informasi, di penghujung pertemuan, secara kebetulan, Camat Cerme, Umar, datang di rumah makan Padang itu untuk mencari makan. (Irwan_kanalindonesia.com)






















