Yusuf Wibisono selaku Ketua Pelaksana kegiatan menceritsjan pengalaman pribadinya dengan Gus Dur. Dirinya menuturkan bahwa pribadi Gus Dur memanga sangat dekat dengan wartawan di Jombang.
“Gus Dur itu kuat dengan literasinya. Beliau jurnalisnya jurnalis, karena tulisan-tulisanya beliau sangat menginspirasi bagi kami,” ucap Yusuf Wibisono, wartawan Beritajatim.com saat membuka acara Haul Gus Dur, Minggu (18/12/2022).
Salah satu wartawan senior di Jombang itu juga melanjutkan, bahwa tidak bisa dipungkiri jika Gus Dur merupakan salah satu jurnalis yang patut menjadi tauladan. Sejak dilengserkan dari Presiden Gus Dur aktif menulis dikolom opini majalah TEMPO. “Gus Dur itu jurnalis aktif, selain buku beliau juga aktif menulis di majala Tempo pada waktu itu. Tulisannya sangat tajam dan kritis,” ungkapnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PWI Jombang itu juga membagikan hiruk-pikuk saat peliputan kabar duka wafatnya Gus Dur pada 30 Desember 2009 lalu. “Salah satu hal yang paling berkesan bagi kami yakni ketika kami harus menerima kenyataan kehilangan Gus Dur untuk selamanya. Waktu itu banyak dari temen-teman hingga tidak tidur karena tugas peliputan,” jelasnya.
