Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL NASIONAL

Natal Bersama PDI Perjuangan, Megawati: Momentum untuk Pulih dan Bangkit, Gelorakan Solidaritas Antar Umat Beragama

“Meningkatkan rasa persahabatan dan kedamaian untuk bersama-sama menuju masyarakat adil dan makmur di Indonesia,” ucapnya.

Wakil Bendahara Umum PDIP Rudianto Tjen menyampaikan bawah Natal adalah momen yang tepat untuk saling berbagi suka cita.

“Natal mengajak kita untuk hadir di antara sesame, berbagi cinta dan kasih. Marilah kita menjadi anak-anak terang yang selalu membawa damai bagi sesama,” kata Rudianto.

Dialog berikutnya menghadirkan Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan KWI Romo Agustinus Hari Wibowo, Pr, Ketua Lembaga Alkitab Indonesia Pendeta Henriette Hutabarat-Lebang, aktivis kemanusiaan Inayah Wahid dan Wakil Sekretaris Dewan Rohaniawan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia, Mulyadi.

“Sebagai rumah kebangsaan Indonesia, PDI Perjuangan menjadi titik temu berbagai macam perbedaan, keanekaragaman. Hal ini sangat penting, apalagi saat ini Indonesia sedang berjuang untuk pulih dan bangkit. Gotong royong dan kebersamaan dibutuhkan untuk membangun Indonesia lebih baik,” kata Romo Agustinus.

Pendeta Henriette menjelaskan, melalui Natal, umat Kristiani diajak untuk meneladani kasih sayang tanpa batas yang diungkapkan dalam bentuk solidaritas yang tak mengenal sekat suku, budaya agama. “Hadiah utama Natal bukan dalam bentuk benda tapi perhatian yang diberikan kepada sesama yang membutuhkan,” katanya.

Aktivis Kemanusiaan, Inayah Wahid mengatakan dalam menghadapi berbagai tantangan dan masalah, perlu kerjasama semua anak bangsa. Indonesia kata dia, kita perlu mensyukuri keberagaman bangsa ini. “Karena keberagaman ini menjadi kekuatan bagi bangsa kita,” kata Inayah.

Senada dengan Inayah, Mulyadi mengatakan semangat kebangsaan harus terus ditumbuhkan.

“Kemajemukan yang tidak dimiliki bangsa lain ini, menjadi kekuatan bagi Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan. Karena itu kita harus senantiasa mengikat persatuan kesatuan ini menjadi hal yang sangat penting,” imbuhnya.

Menjawab pesan Ketua Umum PDI Perjuangan dan para narasumber, pada Perayaan Natal ini juga dilangsungkan penyerahan tali asih dari Panitia Natal untuk korban bencana sebesar Rp50 juta.

Penyerahan donasi dari Panitia Natal diwakili Ketua Badan Kebudayaan Nasional PDI Perjuangan Aria Bima kepada Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana Ribka Tjiptaning.

“Semoga bantuan ini memperkuat di dalam pengabdian kepada saudara-saudara kita yang hari ini menderita dan sedih karena situasi bencana alam,” kata Aria Bima.

Ribka Tjiptaning menyebut donasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat tanah air yang kini tengah mengalami kesulitan.

“PDI Perjuangan akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan akan selalu menangis dan tertawa bersama rakyat,” ucap Ribka.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita