“Kami tidak mungkin bekerja dan berdiri sendiri, kami butuh kolaborasi. Kolaborasi terbaik oleh TP PKK dan Dekranasda tidak hanya di Batu namun juga di Jawa Timur. Utamanya menurunkan jumlah kasus angka stunting,” jelas Aries.
“Kalau tiap hari disentuh, maka akan selesai apalagi Kota Batu hanya ada 19 Desa dan 5 Kelurahan,” sebutnya.
Oleh karena itu, imbuh Aries, dirinya meminta kolaborasi seluruh OPD di masing-masing sektor agar kemiskinan dan stunting di Kota Batu semakin cepat ditangani. Dimana menurutnya PKK menjadi leading sektor yang mumpuni dan efektif.
“Kami berharap setiap bulan ada report yang keluar. Harus ada, dan harus tuntas. Kami yakin di tahun berikutnya, pada 2024, Pj Walikota selanjutnya tidak kesulitan menyelesaikan persoalan strategis. Banyak PR yang harus kita kerjakan,” tandas Aries.
Terakhir, dirinya berpesan, agar Pemkot Batu, TP PKK serta Dekranasda saling bersinergi utamanya semakin memajukan UMKM Kota Batu yang menurutnya sangatlah luar biasa potensinya.
“Kita dorong untuk lepas dan kita bantu utamanya masalah pemasaran. Tidak hanya di pasar lokal, melainkan juga kita dorong ke pasar ekspor,” tutup Aries Paewai. (ari)
