Dibandingkan UEA Panas, Menpora Yakin Pembalap F1 Powerboat Menyukai Danau Toba

- Editor

Senin, 13 Februari 2023 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali yakin para pembalap F1 Powerboat akan menyukai suasana sejuk di sekitar Danau Toba, Sumatera Utara.

Ia membandingkan dengan lokasi gelaran F1 Powerboat sebelumnya di Uni Emirat Arab (UEA) yang berhawa panas.

“Jadi saat orang lomba, suasana sejuk di Danau Toba akan terasa. Sehingga saya yakin pembalap akan betah untuk melakukan balapan. Mereka sampaikan ke saya, apakah setelah balapan kami boleh tambah stay, karena mereka penasaran dengan danau ini yang alami. Beda dengan di UEA yang merupakan buatan manusia,” jelas Menpora Zainudin Amali yang juga Ketua Panitia F1 Powerboat dalam diskusi media secara daring yang diselenggarakan Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk “Adu Cepat di Danau Toba”, di Jakarta, Senin (13/2/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, Danau Toba sangat siap menggelar event dunia tersebut dan kesiapan ini sudah dinilai oleh Union Internationale Motonautique (UIM), federasi olahraga yang membidangi F1 Powerboat tersebut.

“Ini adalah seri pembukaan balapan dan pasti akan bawa kesan tersendiri. Venue balapan tidak ada masalah karena diawasi oleh federasi. Komunikasi kita enak dan mereka ingin membantu walaupun mereka tahu bahwa olahraga ini belum popular di Indonesia. Ini mengacu pada bukti belum adanya pembalap yang tampil dari Indonesia. Bahkan federasi nasional pun masih ditempatkan ke Ikatan Motor Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, bahwa ajang balapan tersebut diprioritaskan di Danau Toba, Sumatera Utara karena merupakan salah satu destinasi superprioritas di Indonesia.

Selain persiapan infrastruktur, pihaknya juga mendorong kesiapan sumber daya masyarakat di bidang pariwsiata agar bisa memberikan pelayanan yang baik kepada para pengunjung termasuk 2500 wisatawan mancanegara yang diperkirakan bakal hadir dalam perlombaan tersebut.

“Kedatangan wisatawan mancanegara bila dilayani dengan baik, mereka akan puas dan berikan berita baik kepada publik,” ucapnya.

Menparekraf melanjutkan, Danau Toba merupakan destinasi superprioritas yang memiliki panorama indah, serta keragaman budaya, namun belum memiliki event kelas dunia. Dikatakannya, F1 Powerboat ini akan menjadi event kelas dunia sehingga akan lebih meningkatkan jumlah pengunjung di Danau Toba.

“Pemerintah sudah mendukung pembangunan infrastruktur di Danau Toba mulai dari pelabuhan, bandara, jalan tol. Dengan kesiapan ini, diharapkan Danau Toba bisa masuk dalam tiga besar destinasi wisata di Indonesia, selain Bali dan Borobudur” ungkapnya.

Antusiasme publik terhadap gelaran balap F1 Powerboat di Danau Toba sangat tinggi dan berbagai perlengkapan balap sudah mulai didatangkan ke lokasi tersebut.
Tingginya antusiasme ini bisa dilihat dari ludesnya tiket untuk di tribun “race venue” yang dijual secara daring.

Maya Watono, Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata PT. Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mengatakan, bahwa pihaknya menjual tiket perhelatan olahraga air tersebut di platform daring langsung habis hanya dalam tempo 23 menit saja.

“Saya kaget, kami buka penjualan 2000 tiket di race venue pukul 16.00, pukul 16.23 sudah sold out. Kita akan jual lagi secara luring penjualan tiket sebanyak 2000 lembar dengan venue di atas bukit Pahoda yang viewnya luar biasa cantik,” terang Maya.

Dengan tingginya animo masyarakat, sebagai penyelenggara, Maya optimis target 25.000 penonton yang dicanangkan oleh Pemerintah bisa tercapai. Selain penjualan tiket di dua venue tersebut, para penonton juga bisa menyaksikan ajang balap dari berbagai kafe dan restoran yang tersebar di tepian Danau Toba, Sumatera Utara.

Saat ini, InJourney tengah mengkurasi tempat-tempat tersebut yang penontonnya diperkirakan bisa mencapai lebih dari 5000 orang. Bisa bertambah dengan titik-titik lainnya sepanjang danau. Karena itu, diperkirakan dalam dua hari pelaksanaan perlombaan, 25-26 Februari 2023, jumlah penonton bisa mencapai 25.000 orang. (Rudi_Kanalindonesia.com)

Berita Terkait

Semarak Idul Qurban, ICMI Lakukan Pemotongan 32 Sapi dan 32 Kambing
Program Kegiatan Bersama di Sesko Angkatan Laut
Peringati HUT Jakarta, Dinas Pendidikan DKI Jakarta Gelar Gowes
Banjir DKI Jakarta Akibatkan 463 Jiwa Terdampak
Terkuak Motif Penusukan Ustaz di Kebon Jeruk, Masalah Asmara antara Pelaku dengan Cucu Korban
Kasus Vina Cirebon, Masyarakat dan Netizen Harus Cerdas, Jangan Sebar Opini Hoax yang Tidak Sesuai Fakta
Pesawat Latih Jatuh di Serpong Tangerang
Empat Kendaraan Terlibat kecelakaan beruntun di kuningan Jakarta Selatan

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 15:53 WIB

Semarak Idul Qurban, ICMI Lakukan Pemotongan 32 Sapi dan 32 Kambing

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:13 WIB

Program Kegiatan Bersama di Sesko Angkatan Laut

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:34 WIB

Peringati HUT Jakarta, Dinas Pendidikan DKI Jakarta Gelar Gowes

Sabtu, 25 Mei 2024 - 16:08 WIB

Banjir DKI Jakarta Akibatkan 463 Jiwa Terdampak

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:30 WIB

Terkuak Motif Penusukan Ustaz di Kebon Jeruk, Masalah Asmara antara Pelaku dengan Cucu Korban

Minggu, 19 Mei 2024 - 20:36 WIB

Kasus Vina Cirebon, Masyarakat dan Netizen Harus Cerdas, Jangan Sebar Opini Hoax yang Tidak Sesuai Fakta

Minggu, 19 Mei 2024 - 15:06 WIB

Pesawat Latih Jatuh di Serpong Tangerang

Minggu, 19 Mei 2024 - 13:52 WIB

Empat Kendaraan Terlibat kecelakaan beruntun di kuningan Jakarta Selatan

KANAL TERKINI