Madiun, KANALINDONESIA.COM: Pendidikan Guru Penggerak (PGP) merupakan salah satu program strategis Kementrian Pendidilan Riset dan Teknologi saat ini dalam upaya melahirkan pemimpin – pemimpin yang kompeten dan cakap di institusi pendidikan dan komunitas guru.
Program yang memakan waktu enam bulan ini di gulirkan secara nasional dengan sistem seleksi yang sangat ketat. Untuk Kabupaten Madiun, dari ratusan ribu guru yang mendaftar secara nasional telah meluluskan 67 guru yang masuk angkatan kelima dan akan dilanjut ke angkatan angkatan berikutnya yang saat ini masih padq proses seleksi.
Para lulusan program guru penggerak, menghimpun diri pada Komunitas Guru Penggerak (KGP) tiap – tiap Kabupanten Kota dalam upaya terus bergerak dan menggerakan dunia pendidikan ke arah lebih baik.
Sebagai salah satu bentuk upaya di atas pada Sabtu (18/2) KGP Kabupaten Madiun menyenggarakan Webinar bertajuk _Sharing Teknik Lolos Tes Wawancara Guru Penggerak_. “Kagiatan ini sebagai aksi nyata kami di KGP Kabupaten Madiun dalam rangka pendampingan dan sumbangsih untuk guru – guru yang akan mengikuti tes wawancara program PGP” tutur Rofiq Ali Muhsin selaku ketua KGP Kab Madiun. Harapannya semakin banyak guru – guru di Madiun lolos seleksi dan bisa mengikuti program PGP tutur pria yang dalam kegiatan ini sebagai keynote speaker.
Kegiatan dikemas dalam bentuk menarik dengan model interaktif dengan menghadirkan para narasumber alumni PGP lintas jenjang pendidikan diantara Siti Khoiriyah dari TK Desa Kaibon 02, Ayudi Deny Saputro dari SDN Dolopo 01, Rochmawati Fadilah dari SMPN 1 Mejayan, Yuli Chasanah dari SMAN 1 Nglames, Puji Lestari dari SLB Al Hidayah dan Ahya Alimuddin dari SMKN 2 Jiwan
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 Wib ini dihadiri tidak hanya guru – guru di Madiun saja namun juga ikut berpartisipasi guru dari Kediri, Malang, Sidoarjo dan berbagai Kab Kota lain di Wilayah Jawa Timur.
“Kami sangat terbantu dan ucapkan terimakasih untuk KGP Kabupaten Madiun telah menyelenggarkan kegiatan ini sehingga bisa lebih tahu apa yg harus kami siapkan dalam mengikuti Tes Wawancara Program PGP” tutur Udin Sasmita dari SMKN 1 Geger yang mewakili paserta saat acara berlangsung. (aring_kanalindonesia.com
