Diakhir kegiatan, disimpulkan bahwa Pancasila ideologiku sebagai sistem kehidupan nasional yang meliputi aspek etika atau moral, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan dalam rangka pencapaian cita-cita dan tujuan bangsa yang berlandaskan dasar negara. Dalam hal ini, seorang guru harus dapat menanamkan karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila tentunya dengan pembelajaran sehari-hari di sekolah. Harmoni sosial bisa diartikan sebagai sebuah keadaan masyarakat dimana antar masyarakatnya saling berhubungan baik dan menghargai satu sama lain. Peran guru adalah melatih sedini mungkin rasa saling menghargai antara teman sebaya dan juga rasa hormat kepada bapak ibu guru, kepada orang yang lebih tua sehingga tindakan-tindakan kekerasan seperti bulying, kekerasan fisik atau intoleransi tidak terjadi dikehidupan sehari-hari. Jejak perjuangan bangsa, pahlawan tidak hanya para pejuang yang berjuang dalam peperangan, namun juga dianggap mampu membawa harum nama bangsa, kita sebagai guru wajib mengenalkan para pahlawan Indonesia, bagaimana perjuangannya melawan penjajah terdahulu, sehingga kita semua dapat merasakan hasil perjuangan beliau. Tak kalah penting adalah bagaimana nilai-nilai kepahlawanan sebagai nilai luhur yang harus dilestarikan dan diamalkan oleh generasi penerus bangsa kita.
Kegiatan yang dikemas apik dan menarik ini diikuti peserta dari Kabupaten Madiun dan juga kab kota lain baik dari Guru penggerak, Pengajar Praktik maupun peserta umum. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 15.00 sampai 17.00 WIB. Materi yang disampaikan narasumber mendapat sambutan yang baik dari seluruh peserta, hal ini dapat dilihat dari respon peserta pada kegiatan refleksi diakhir kegiatan di mana mereka mengungkapkan bahwa antusias dalam mengikuti acara ini.(Aring Kanalindonesia.com)
