“Persiapan yang sedang kami lakukan meliputi penyesuaian jam operasional dari 16 jam menjadi 24 jam selama periode tanggal 18 hingga 30 April, pembentukan Posko Pengendalian Angkutan Lebaran selama 19 hari yang akan dimulai tanggal 14 April mendatang, antisipasi dampak cuaca buruk melalui koordinasi lintas instansi dan bandara jika ada kemungkinan divert karena alasan cuaca, manajemen ruang tunggu berbasis trafik, hingga pengalokasian slot untuk pengajuan penerbangan ekstra (extra flight),” tutup Sisyani. (ari)
Triwulan I 2023, Bandara Juanda Catatkan Tingkat Pemulihan Penumpang Hingga 81%
Bagikan
Baca berita lainnya:
