Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL NASIONAL

Satu Idul Fitri di Tanggal dan Hari yang Sama di Seluruh Dunia: Perlukah dan Mungkinkah?

Kelima, empat prinsip di atas adalah prinsip keilmuan untuk membentuk kalender hijriah global. Namun empat prinsip itu berhenti di atas kertas saja.

Agar prinsip itu berlaku, ia perlu disetujui dan dipraktekan serentak di beberapa negara mayoritas Muslim yang penting.

Misalnya, organisasi muslim besar dunia di Arab Saudi, Iran, Mesir, Indonesia, Malaysia, Tunisia, menyetujui dan langsung menerapkannya bagi komunitas di negara masing- masing.

Secara perlahan, komunitas muslim di seluruh dunia akan mengikuti.

Terciptanya kalender global hijriah akan menjadi perkembangan penting dunia muslim. Selama 15 abad berdiri, umat Islam saatnya memiliki kalender hijriah global yang sama.

Dunia sudah menjadi global. Tak hanya diperlukan cara berpikir global, tapi juga waktu global yang sama.

Saat itu, kita tak lagi terenyuh melihat keluarga seperti keluarga Akbar di Jawa Timur.

Di era kalender global hijriah itu nanti, siapapun, dengan kekasihnya, suaminya, istrinya, orang tuanya, anaknya, tak lagi merayakan Idul Fitri di hari yang berbeda.

CATATAN

1. Prinsip Kalender Hijriah Global

Prinsip-prinsip Kalender Islam Global Menurut Prof. Syamsul Anwar

*Penulis adalah Konsultan Politik, Founder LSI-Denny JA, Penggagas Puisi Esai, Sastrawan, dan Penulis Buku.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita