Di sisi lain, lanjutnya, banyak bermunculan inovasi-inovasi yang dilakukan daerah dalam upaya membangun dan mensejahterakan masyarakat. Inovasi di daerah bukan hanya mampu menjadi solusi berbagai persoalan di daerah, meningkatkan daya saing daerah, tetapi juga menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing bangsa di dunia.
Guna menindaklanjuti arahan Presiden RI terkait pengendalian inflasi tahun 2023 dan dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga pangan, daya beli masyarakat, dan mendukung kelancaran distribusi serta stabilitas perekonomian di daerah, Gubernur Khofifah mengajak semua pihak untuk meningkatkan daya beli produk lokal Jawa Timur.
“Marilah kita memacu pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk-produk lokal Jawa Timur dan memperkenalkan destinasi pariwisata yang berada di Provinsi Jawa Timur,” ajaknya.
Gubernur Khofifah juga meminta kepada bupati dan walikota untuk meningkat daya beli terhadap produk-produk lokal dari pengadaan barang dan jasa di kabupaten/kota.
“Pokoknya larisi produk mereka. Beli produk-produk UMKM lokal untuk pengadaan barang/jasa. Harapannya hisa memberikan tumbuhnya kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.
Orang nomor satu di Jatim ini juga mengingatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia secara substantif ada terlebih dahulu baru kemudian dibagi menjadi provinsi-provinsi, kemudian dari provinsi dibagi menjadi kabupaten-kabupaten. Dan itu sangat berbeda dengan negara terdiri atas beberapa provinsi yang terdiri dari beberapa kabupaten yang kemudian membentuk kesepakatan membentuk negara. Hal ini bisa mengubah menjadi negara federal.
“Dari perspektif Negara Kesatuan, bagi seluruh ASN dimanapun di negeri ini harus bulat bahwa tidak boleh ada keinginan untuk merubah Negara Kesatuan Republik Indonesia, ini penting untuk kembali kita bangun penguatan komitmen kita sebagai warga bangsa maupun sebagai ASN dimana pun terutama di Provinsi Jawa Timur,” tegasnya.
Di akhir ia berharap peringatan Hari Otonomi Daerah dijadikan sebagai sarana menentukan kebijakan dan pemantapan pelaksanaan Otonomi Daerah untuk mewujudkan ASN yang proaktif dan BerAKHLAK untuk menuju Indonesia Emas tahun 2045.
“Bagaimana ASN berorientasi pelayanan, bagaimana memiliki akuntabilitas, bagaimana memiliki jiwa dan semangat untuk membangun harmoni dan seterusnya. Kepada semua ASN selamat memperingati hari otonomi daerah yang kedua puluh tujuh, Otonomi daerah maju , Indonesia unggul,” tutupnya.
Sementara itu, Camat Rogojampi Banyuwangi Hartono, salah satu camat pemenang lomba Sinergitas Penyelenggara Pemerintahan di Kecamatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2022 menyampaikan bahwa ia sebagai Camat telah melakukan koloborasi dan sinergi bersama pihak-pihak di tingkat kecamatan seperti Forkopimcam, Baznas, Pemerintah Desa dan PKK untuk menyelesaikan berbagai permasalahan.
Selain itu ia bersama pihaknya menciptakan berbagai inovasi dengan tujuan memberikan pelayanan yang lebih baik dan mudah kepada masyarakat. Ia juga berharap kegiatan ini penilaian sinegitas kecamatan di tingkat provinsi Jawa Timur terus dilakukan dan diadakan.
“Kami sangat senang sekali dengan penghargaan yang telah diberikan kepada kami dan rekan-rekan yang lain lima camat terbaik Jawa Timur tahun 2022 kemarin kami sangat mengapresiasi kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur yang telah melaksanakan kegiatan sinergitas ini,” ucapnya.
“Karena disitulah rekan-rekan camat dan pemerintah kecamatan terus bisa melakukan kolaborasi dengan seluruh stakeholder yang ada juga tentunya akan muncul inovasi-inovasi baru yang nantinya bisa bermanfaat bagi semua masyarakat,” imbuhnya.
