Pilihan Bakal Capres dengan simulasi pertanyaan door stop kepada responden, jika Pilpres digelar hari ini siapa tokoh yang dipilih Airlangga Hartarto (18,3 persen), Prabowo Subianto (17,3 persen), Ganjar Pranowo (11,7 persen), Anies Baswedan (8,4 persen), Puan Maharani (5,7 persen), Moeldoko (4,4 persen), Gatot Nurmantyo (4,2 persen), Erick Thohir (3,2 persen), Sandiaga Uno (2,9 persen), Ridwan Kamil (2,9 persen), Khofifah Indar Parawansa (2,8 persen), Agus Harimurti (2,7 persen), Muhaimin Iskandar (2,7 persen), Tidak Memilih (5,1 persen).
Untuk tingkat elektabilitas tokoh bakal Capres Mengunakan Kuisioner dengan simulasi nama nama bakal capres hasilnya
Airlangga Hartarto (22,8 persen), Prabowo Subianto (21,7 persen),Ganjar Pranowo (20,8 persen), Anies Baswedan (9,4 persen), Andika Perkasa (7,1 persen), Puan Maharani (5,9 persen), Sandiaga Uno (3,3 persen), Tidak memilih.
Hasil survei menunjukan jika pemilu digelar hari ini maka Partai Golkar dipilih sebanyak 18,8 persen , Gerindra 14,4 persen, PDIP 14,1 persen, Demokrat 11,6 persen, PKS 6,1 persen, Nasdem 5,2 persen, PKB 5,1 persen, Perindo 4,2 persen ,PAN 2,8 persen, PPP 2,3 persen dan gabungan Parpol lain 3,1 persen dan tidak memilih sebanyak 12,3 persen.
Tingkat kepuasan masyarakat terhadap Pemerintah dalam menangani masalah harga harga sembako selama bulan Ramadhan sebanyak 84,3 persen puas karena harga sembako sesuai dengan daya beli masyarakat, sebanyak 83,7 persen masyarakat pun puas dengan pembagian bansos bagi masyarakat kurang mampu dibulan ramadhan yang dimotori oleh menko perekonomian, Begitu juga sebanyak 78,8 persen publik puas masalah THR yang tepat waktu yang di himbau oleh pemerintah
Menanggapi hasil survei LKPI, Pengamat Politik dan juga dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jogjakarta, Ludiro Madu mengatakan unggulnya Airlangga Hartarto dalam survei LKPI karena masyarakat melihat bahwa Airlangga Hartarto mampu sebagai Nahkoda untuk memimpin ekonomi Indonesia.
“Airlangga Hartarto dipilih masyarakat karena mampu menjadi Nahkhoda untuk urus ekonomi Indonesia,” kata Ludiro kepada wartawan, Selasa (2/5/23).
Ludiro menyebutkan, pengalaman Airlangga Hartarto sebagai menkoperekonomian saat ini telah menjadi modal Airlangga mimpin bangsa Indonesia karena masyarakat Indonesia butuh sosok seperti Airlangga yang paham untuk membangun ekonomi
“Pilihan masyarakat terhadap Airlangga Hartarto karena ketua Umum Golkar itu mampu meningkatkan ekonomi di Indonesia ,” ucap Ludiro.
Selain itu daerah juga sangat membutuhkan sosok seperti Airlangga yang mampu membangun ekonomi baik di Pusat dan daerah.
Airlangga juga lebih fokus urus ekonomi ketimbang kepentingan politik lainnya. Karena dia bekerja untuk masyarakat.
Namun, saat ditanya soal kepuasan masyarakat terhadap penegak hukum.” Masyarakat saat ini telah menyakini bahwa di bawah kepemimpinan Jokowi penegakan hukum berjalan seperti polri yang telah bekerja keras dalam penanganan hukum tanpa pandang bulu,” katanya.
Hal ini menanggapi Hasil survei LKPI menunjukan bahwa tren kepercayaan masyarakat kepada Polri terus meningkat. Polri mengalami kenaikan dibandingkan dengan hasil survei pada Desember 2022 dimana sebesar 68,7 persen tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap Polri , dan kini meningkat menjadi 75,6 persen.
Selain itu, tinggi elektabilitas Airlangga menurut LKPI juga disebabkan oleh faktor kebosanan publik terhadap ketiga tokoh bakal capres ( Ganjar, Anies, Prabowo) yang miskin dengan prestasi tetapi di medsos terlihat menjadi megalomania dan bikin gaduh saja, sehingga Airlangga jadi calon alternatif pilih publik untuk presiden RI ke 8.@awn
