“Semoga ini menjadi penyemangat bagi setiap peserta diklat apapun di BPSDM untuk menjadi yang terbaik. Kemudian ke depan kami harap dari hasil pelatihan ini akan lahir inovasi baru yang akan menjadi pioneer pengembangan di lingkungan OPD masing-masing,” urainya.
Sebagai informasi, dalam penutupan PKA ini juga diumumkan beberapa nama sebagai peserta terbaik. Pada posisi peringkat 1 PKA angkatan 1 diraih oleh Andhika Pratama Herlambang dari Bappeda Provinsi Jatim dengan judul aksi perubahan yakni sinkronisasi perencanaan pengembangan kawasan pertanian berbasis korporasi secara holistik, integratif, tematik, spasial (hits) di Bappeda Provinsi Jatim.
Kemudian peserta terbaik pertama atau peringkat 1 pada PKA angkatan 2 diraih oleh Rifatul Hasna dari RS Jiwa Menur dengan judul aksi perubahan yakni pengembangan layanan kesehatan mental remaja melalui intensive communication and action. (ari)
