Kedua, lewat mekanisme Pemilu setiap 5 tahun sekali, kita memilih wakil rakyat, kepala daerah, hingga Presiden. Rakyat memberi mandat kepada mereka semua untuk saling bersinergi, menggunakan segenap sumber daya manusia dan alam untuk kepentingan rakyat Indonesia, bukan kepentingan pribadi apalagi kepentingan asing.
Ketiga, dengan demikian, sadar bahwa rakyatlah yang bebas menentukan masa depan Indonesia, bukan Presiden, dan bukan pula elit-elit partai politik.
Untuk itu, mari bersatulah semua rakyat Indonesia. Dengan pertolongan Allah SWT, kita dapat menentukan masa depan negeri yang kita cintai ini, merdeka dan bebas dari tirani. Mari kita sebarluaskan kepada semua, rakyat lah yang menentukan, bukan yang lain.
Kita punya hak penuh untuk mengatakan salah kepada mereka yang telah kita beri mandat, termasuk Presiden. Jika setelah diperingatkan berkali-kali masih juga tidak menghiraukan, maka dengan terpaksa, rakyat akan turunkan Presiden Jokowi. Seperti 25 tahun yang lalu, rakyat yang muak, menurunkan Presiden Soeharto.
*.
