Di akhir, Emil menyampaikan rasa syukurnya karena telah banyak halal center di Jawa Timur. Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem yang mendukung terbentuknya ekonomi syariah telah terbentuk dengan baik. Halal center yang ada memiliki peran penting untuk mencetak sumber daya manusia yang akan mempercepat akselerasi peningkatan industri halal di Jawa Timur.
“Kami bersyukur bahwa ekosistemnya ini sudah terbangun sangat baik karena peran masyarakat yang luar biasa termasuk dari berbagai organisasi. Jadi halal center ini banyak diselanggarakan di kampus, di organisasi masyarakat, dan dia menjadi sebuah jangkar untuk mendorong Jatim sebagai pusat ekonomi syariah di Indonesia,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Umum PP MES, Erick Thohir menyampaikan bahwa, bonus demografi di Indonesia harus bisa dimanfaatkan seluruh pihak termasuk MES Jatim. Ia berpesan kepada Ketum PW MES Jatim beserta jajarannya untuk benar-benar mampu memanfaatkan momentum ini untuk mewujudkan cita-cita Indonesia emas di 2045.
“Empat hal yang bisa dilakukan adalah dengan mendorong tumbuhnya ekonomi syariah, industri halal dan turunannya, ekonomi digital dan industri kreatif. Ekonomi syariah ini melibatkan peran serta pesantren dan umat, sedangkan industri halal menuntut bangsa Indonesia untuk menjadi produsen bukan sekedar konsumen,” tandasnya.
“Untuk Mas Emil, saya titipkan empat poin tadi bagaimana kita memanfaatkan momentum yang luar biasa dan hanya datang sekali ini untuk bangsa Indonesia,” tutup Menteri BUMN itu. (ari)
