Memang sudah cukup banyak ragam usulan untuk menghentikan perang Rusia-Ukrania. Antara lain, yang diajukan oleh ahli seperti Alexander J. Motyl. Menurutnya, konflik Rusia- Ukrania hanya berhenti jika Ukrania menang perang. Atau jika Putin dibuat tak lagi berkuasa di Rusia.
Tapi bagaimana kah cara Ukrania bisa menang perang? Dibantu besar-besaran oleh NATO? Bagaimana pula membuat Putin tak lagi berkuasa di Rusia? Apakah NATO membantu untuk mengkudeta Putin?
Solusi di atas sama pula susahnya. Susah membayangkan Ukrania menang perang atas Rusia. Susah pula membayangkan mengkudeta Putin dari kekuasaan.
Tapi susah pula membayangkan jika Putin masih berkuasa ia menghentikan perang untuk mengalahkan Ukrania. Susah pula membayangkan Rusia mengalahkan Ukrania karena NATO tak akan membiarkan Rusia menang, yang membahayakan masa depan Eropa.
Semua solusi serba susah. Tapi melihat putra Indonesia mengajukan proposal untuk isu dunia yang kini paling hot, dihadapan 41 negara dari berbagai kekuatan yang ada, menimbulkan optimisme. Walau ujungnya, proposal itu juga ditolak oleh Ukrania.
Yess, Indonesia ini negara besar. Tahun 2045 diprediksi kita menjadi negara keempat terbesar secara ekonomi.
Negara besar harus pula melahirkan tokoh- tokoh yang besar pula, yang berani lantang ikut bersuara persoalan besar dunia.
Menonton Prabowo di panggung internasional itu melambungkan romantisme bangkitnya Indonesia di Forum Internasional.
CATATAN
1. Berita soal respon atas proposal Prabowo
https://amp.scmp.com/week-asia/politics/article/3223563/asias-russia-west-balancing-act-show-push-peace-ukraine-indonesias-prabowo
