Wakil Bupati Sidoarjo Salurkan Bantuan Bedah Rumah Di Desa Bendo Tretek Prambon
SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM: Wakil Bupati Sidoarjo, H. Subandi tinjau rumah warga prasejahtera, di Dusun Doplang, Desa Bendo Tretek Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo, Jatim. Kondisi rumah tersebut memang sangat memprihatikan, selain atapnya mau runtuh, kuda-kuda rumah warga itu juga sudah rapuh, di ruang tengah dan kamar, kondisinya pun berantakan.
Si pemilik rumah, Mi’anah (60th) warga setempat, mengatakan dikala musim hujan tiba, atap rumahnya kerap bocor, dan Ia pun takut kalau atap rumah dan plafon itu tiba-tiba ambruk.
“Alih-alih betulin rumah mas, untuk makan sehari-hari saja masih mencari, dapat bertahan hidup sudah Alhamdulillah,”keluhnya dihadapan wartawan.
Selain atapnya rapuh, tembok rumah itupun terlihat usang, bak bangunan liar yang tak terurus, padahal, rumah itu adalah satu-satunya tempat berlindung, dengan keempat orang anaknya.
Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyalurkan bantuan bedah rumah pada warga tak mampu tersebut, sebagai bentuk atensi antara pemerintah dan masyarakat.
Pada Kamis (27/7/2023), Wakil Bupati Sidoarjo, H. Subandi meninjau rumah warga yang rusak itu. Abah Bandi sapaan akrab Wabup, menyerahkan bantuan bedah rumah kepada warga desa itu, sebesar 20 juta.
Dengan kondisi rumah yang memprihatinkan itu, tentu angka 20 juta itu tidak akan bisa menopang pembangunan rumah secara keseluruhan.
“Tentu dengan angka tersebut masih kurang, kita melibatkan pemerintah desa untuk membantu bedah rumah ini, dengan anggaran dana Bantuan Khusus (BK). Harus di Musdeskan dulu,”ujar Wabup.
Dikatakan Wabup, kami terus berupaya mendorong melakukan pembenahan kepada warga prasejahtera di Kabupaten Sidoarjo, baik itu bedah rumah, penyaluran bantuan kepada warga miskin, atau memberikan pelayanan gratis bagi mereka yang sakit, tapi tidak punya biaya.
“Ini merupakan atensi khusus Pemerintah Daerah untuk pemerataan pelayanan di sektor kesehatan, tempat tinggal dan ekonomi,”katanya.
Abah Bandi menambahkan,“Hari ini saya turun sidak merespon laporan warga sekitar, ke rumah Ibu Mi’anah Seorang Janda lansia yang bertempat tinggal di rumah yang hampir roboh atapnya, Pemkab membantu sembako dan bedah rumah dari Baznas Sidoarjo untuk merenovasi secepatnya rumah beliau dalam bulan ini,” ucap Subandi.
Lebih lanjut Subandi menegaskan bahwa penerima program rehab RTLH atau Bedah Rumah adalah warga tidak mampu yang memiliki rumah dengan kondisi tidak layak huni. Kemudian di Usulkan, dilakukan survey lapangan hingga penyaluran,namun rumah tersebut harus memiliki sertifikat kepemilikan lahan/rumah untuk di ikutkan Program Bedah Rumah dari Baznas Sidoarjo.
“Melalui Program bantuan bedah rumah untuk masyarakat kurang mampu terus digulirkan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang memberikan persyaratan bagi setiap penerima. Salah satu syarat utama adalah harus punya sertifikat tanah atau rumah yang sedang ditinggali. Bukan rumah kontrakan, sewa atau bahkan dalam masalah. Tapi harus rumah sendiri dan warga Kabupaten Sidoarjo,” Terangnya.
Wabup juga berpesan kepada dinas terkait harus diperhatikan kepada keluarga Ibu Mi’anah, apa memiliki BPJS kesehatan yang nantinya akan dibantu Dinsos Sidoarjo untuk dimasukkan jaminan kesehatan gratis, dari Pemkab Sidoarjo, kategori warga tidak mampu. (Irwan_kanalindonesia.com)











