Kembangkan Nilai Manfaat Dana Abadi, ITS Berikan Beasiswa bagi Mahasiwa Baru

- Editor

Selasa, 29 Agustus 2023 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Tak ingin mahasiswa baru kehilangan harapan berkuliah, ITS memberikan beasiswa dana abadi untuk puluhan mahasiswa baru. Agenda Silaturahim dan Penandatanganan Pakta Integritas Penerima Beasiswa Dana Abadi ITS dilakukan di Ruang Sidang Senat, Gedung Rektorat ITS, Senin (28/8). Melalui program beasiswa dana abadi ini, ITS menawarkan kesempatan bagi calon mahasiswa baru yang potensial menjadi mahasiswa berprestasi.

Rektor ITS, Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari, M. Eng., IPU, ASEAN. Eng., menyatakan bahwa ITS seringkali memberikan beasiswa hanya bagi yang sudah menjadi mahasiswa ITS. Setidaknya, sekitar 70 miliar rupiah pertahun dikeluarkan ITS untuk 5.000 hingga 6000 mahasiswa untuk bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan jenis bantuan lainnya. Padahal banyak yang ingin masuk ITS, tapi tabungannya tidak mencukupi. “Mau masuk ITS ada SPI, SPA, dan UKT. Akhirnya kami berinisiatif mengalokasikan beasiswa dari Dana Abadi ITS untuk mensupport adik-adik semua,” ujar pria asal Sidoarjo tersebut.

Setelah menjadi mahasiswa, kesempatan mendapat beasiswa itu banyak sekali. Dari ITS, dari lembaga luar, perusahaan, bahkan dari alumni juga memberikan beasiswa. Yang kesempatannya terbatas adalah beasiswa bagi calon mahasiswa baru.

Inilah yang mendasari ITS memberikan Beasiswa bagi 46 mahasiswa baru tahun masuk 2023 ini. Wakil Rektor ITS bidang I, Prof. Dr. Ir. Adi Supriyanto, MT., mengatakan bahwa beasiswa dana abadi ini tidak main-main. “Lebih dari 19 ribu orang pendaftar, yang memenuhi syarat hanya 110 peserta, padahal pagu kita sekitar 300. Sementara yang lulus tes skema beasiswa ini hanya 61 orang, dan yang mendaftar ulang hanya 46 orang,” jelasnya.

Menurut informasi dari Direktur Pendidikan ITS, Prof. Dr. Eng. Siti Machmudah, ST., M.Eng., 46 mahasiswa baru penerima beasiswa dana abadi tahun 2023 terdistribusi ke beberapa fakultas di ITS. Berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan oleh Direktorat Pendidikan ITS diperoleh 13 FTEIC; 10 FDKBD; 8 FTSPK; 7 FTIRS; 5 FSAD; 2 FKK, dan 1 FTK. Jadi dari sekian pendaftar, fakultas dengan penerima bantuan terbanyak adalah Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC), yakni sejumlah 13 mahasiswa.

Direktur Lembaga Pengelola Dana Abadi (LPDA) ITS, Dr. Ir. Machsus, ST., MT., menginformasikan untuk beasiswa dana abadi ini, ITS setidaknya telah menggelontorkan dana sebesar 1,58 miliar rupiah. Alokasi dana untuk beasiswa tersebut bukan diambil dari pokok dana abadi, melainkan berasal dari hasil pengembangannya. “Sebagaimana prinsip wakaf, pokoknya ditahan, yang dimanfaatkan atau dishodaqohkan hanya hasilnya, sehingga dana abadi its tidak berkurang dan bertambah terus dari waktu ke waktu”, ujar Cak Machsus, yang juga Sekum IKA ITS PW Jatim.

Baca Juga :  Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya

“Ini luar biasa. Kami dibebaskan dari biaya SPI, karena kami hanya pelaku UMKM di kota Malang. Saya berterima kasih kepada bapak Rektor sehingga anak kami bisa berkuliah di ITS. Semoga anak kami bisa membanggakan ITS,” tutur M. Nasrudim Nafi, orang tua salah seorang penerima beasiswa.

Rektor ITS juga menyampaikan terima kasih kepada Direktur LPDA ITS, Dr. Ir. Machsus, ST., MT. atas peningkatan nilai Dana Abadi ITS. “Akhir 2019 dananya hanya 124 juta rupiah, tapi saat ini sudah hampir menyentuh 80 miliar rupiah. Dana Abadi ini kan konsepnya wakaf. Kita titipkan di Badan Wakaf Indonesia (BWI). Wakaf itu tidak boleh berkurang, tapi hasilnya yang kita gunakan,” tutur Ashari. (ari)

Berita Terkait

Sekolah Alam Pacitan Masuk Top 10 World’s Best School Prize 2024
Kolaboratif!! RG UNS Gandeng UMPO Selenggarakan Workshop Etika Penulisan Ilmiah di Era Artificial Intelligence
Jawa Timur Dorong Penguatan Literasi dan Numerasi di Pendidikan Dasar
Presma UMPO Titipkan Aspirasi Mahasiswa untuk Rektor
Polres Pamekasan Targetkan Kasus Dugaan Korupsi Gebyar Batik Tuntas Bulan Juni
Cegah Perundingan Pelajar, Bupati Semarang: Para Orang Tua Harus Perhatikan Anaknya
Puluhan Kepala Sekolah dan Guru SMP dan SMA di Lamongan Ikuti UKBI Adaptif Merdeka
Gelar Karya UPT SMPN 8 Gresik, Stop Bullying Tingkatan Prestasi Belajar

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:09 WIB

Sekolah Alam Pacitan Masuk Top 10 World’s Best School Prize 2024

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:51 WIB

Kolaboratif!! RG UNS Gandeng UMPO Selenggarakan Workshop Etika Penulisan Ilmiah di Era Artificial Intelligence

Sabtu, 8 Juni 2024 - 00:30 WIB

Jawa Timur Dorong Penguatan Literasi dan Numerasi di Pendidikan Dasar

Kamis, 6 Juni 2024 - 14:25 WIB

Presma UMPO Titipkan Aspirasi Mahasiswa untuk Rektor

Rabu, 5 Juni 2024 - 13:54 WIB

Polres Pamekasan Targetkan Kasus Dugaan Korupsi Gebyar Batik Tuntas Bulan Juni

Kamis, 30 Mei 2024 - 20:34 WIB

Cegah Perundingan Pelajar, Bupati Semarang: Para Orang Tua Harus Perhatikan Anaknya

Rabu, 22 Mei 2024 - 22:41 WIB

Puluhan Kepala Sekolah dan Guru SMP dan SMA di Lamongan Ikuti UKBI Adaptif Merdeka

Rabu, 22 Mei 2024 - 22:37 WIB

Gelar Karya UPT SMPN 8 Gresik, Stop Bullying Tingkatan Prestasi Belajar

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

Minggu, 16 Jun 2024 - 05:26 WIB

KANAL HEALTH

Peneliti UNAIR Raih Penghargaan Kekayaan Intelektual oleh WIPO

Sabtu, 15 Jun 2024 - 23:01 WIB