Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Komunikasi Politik Jelang Pemilu 2024, Pakar: Muncul Tren Penguatan Digital Marketing Communication

“Misalnya pengaruh teknologi digital terhadap strategi kampanye. Para calon dapat menggunakan media sosial untuk membangun hubungan dengan pemilih, membagikan konten yang relevan dan menarik, serta berinteraksi secara langsung dengan pemilih,” jelas Jokhanan.

Pemilih usia muda 17 – 40 tahun, menjadi sasaran perebutan kontestasi politik. Di era transformasi digital ini, pemilih usia tersebut kecenderungan aktivitasnya tidak lepas dari gawai, internet dan media sosial.

Februari 2023 kemarin, laman tempo.co mengunggah berita tentang Pemilu, dengan judul KPU (Komisi Pemilihan Umum) Sebut 60 persen Pemilih Indonesia di Pemilu 2024 Didominasi Kelompok Muda.

Di berita itu August Mellaz anggota KPU mengatakan, ”Berdasarkan data DP4 (Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu) dari pemerintah proporsi pemilih 2024 yang 14 februari nanti mencapai usia 17-39 tahun itu 55 sampai 60 persen”.

Secara teoretis, pemilih berasal dari Gen Y dan Z sebagai generasi Milenial. Politisi menangkap momentum tersebut dengan membidik strategi pemasaran kampanye politik melalui media – media digital.

Maraknya pemasaran konten, juga membuat para calon dapat membuat pesan yang berkualitas untuk membangun kepercayaan dan kredibilitas dengan pemilih. Konten tersebut dapat berupa video, artikel, atau podcast.

“Dan sekali lagi, peningkatan penggunaan pemasaran seluler membuat para politisi dapat menyesuaikan strategi kampanye mereka agar dapat menjangkau pemilih yang menggunakan perangkat seluler. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat kampanye yang dapat diakses melalui perangkat seluler,” tandasnya.

Karena perlu diingat, digital marketing communications sejatinya sangat relevan dengan gaya hidup berinternet masyarakat Indonesia. Data We Are Social, 81,8 persen dari populasi Indonesia berusia 16 tahun ke atas menggunakan internet.

“Hal ini menunjukkan bahwa internet telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia,” tutup Jokhanan.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita