Hadapi Ancaman Perubahan Iklim, Presiden Ajak Semua Pihak Jaga Lingkungan

- Editor

Selasa, 19 September 2023 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Ancaman perubahan iklim sudah nyata dan dirasakan oleh semua negara di dunia, antara lain menyebabkan terjadinya krisis pangan. Selain itu, kerusakan lingkungan juga terjadi di sejumlah lahan baik di lahan hutan hingga mangrove. Untuk itu, Presiden Joko Widodo mengajak semua pihak untuk mewaspadai hal tersebut dan bersama-sama menjaga lingkungan sekitar, antara lain dengan menggiatkan kembali reboisasi atau penanaman pohon.

“Saya titip kepada para pegiat lingkungan, kepada para ketua adat, kepada kelompok perhutanan sosial, para penyuluh agar kita giatkan kembali rehabilitasi hutan, perbaikan hutan. Pemerintah bersama-sama dengan masyarakat, para pegiat lingkungan mulai, nanti kalau musim hujan datang, semua nanam pohon. Setuju?” ujar Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutannya pada acara Festival LIKE (Lingkungan, Iklim, Kehutanan, Energi EBT) Road to COP28 UAE 2023 yang digelar di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin,( 18/09/2023).

Lebih lanjut Presiden menjelaskan bahwa suhu bumi yang makin panas juga membuat es di kutub mencair sehingga permukaan air laut naik. Sejumlah pulau kecil baik di Indonesia maupun di Pasifik telah merasakan langsung dampaknya. Untuk itu, Presiden juga mengajak para nelayan dan pegiat lingkungan untuk menanam mangrove di pesisir pantai.

“Kita sudah beri contoh di Denpasar kita memiliki nursery, memiliki persemaian yang satu tahun bisa memproduksi kira-kira 6 juta bibit. Saya kira tidak hanya di Denpasar yang dulu kita tunjukkan ke para pemimpin negara-negara G20. Mereka kagum terhadap proses persemaian yang ada di situ. Itu baru mangrove,” jelasnya.

“Kita memiliki juga di Mentawir. Jadi IKN itu sebelum dibangun, persemaiannya sudah dibangun dulu. Kapasitasnya 15 juta per tahun. Bapak, Ibu bisa lihat sekarang ke Mentawir di Kalimantan Timur. Yang di dekat sini ada di Rumpin di Bogor. Kapasitasnya 6 juta bibit per tahun. Ada bibit albasia (sengon), ada bibit eukaliptus, ada bibit duren, semua di situ ada,” sambungnya.

Selain itu, saat ini negara-negara di dunia juga tengah melakukan transisi menuju ekonomi hijau untuk menghadapi perubahan iklim. Berbagai aktivitas hijau seperti daur ulang sampah, produksi industri hijau, pembangunan kendaraan listrik, hingga penggunaan bahan bakar hijau terus dikerjakan oleh banyak negara.

“Semuanya yang berbau green, yang berbau hijau semuanya sekarang ini mulai dikerjakan di semua negara. Industri baterai untuk kendaraan listrik dimulai dan kita juga tidak ingin kehilangan kesempatan untuk membangun industri baterai kendaraan listrik karena kita punya bahan bakunya di sini. Nikel kita punya, kobalt kita punya, mangan kita punya,” ungkap Presiden.

Baca Juga :  Bedah Buku MIJIL: Jadikan Pemuda Garda Depan Wujudkan Hilirisasi Kebudayaan!

Presiden Jokowi juga mengingatkan kepada perusahaan tambang untuk memiliki persemaian sehingga bisa langsung menanam pohon di area bekas tambangnya. “Setiap habis nambang langsung ditanam supaya tidak terjadi kerusakan lingkungan yang makin parah. Wajib karena sudah ada peraturan menterinya baru saja keluar,” ucapnya.

Di penghujung sambutannya, Presiden kembali mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan hidup di Indonesia agar tetap hijau. “Marilah kita jaga lingkungan hidup kita baik yang biotik maupun abiotik sehingga negara kita Indonesia ini tetap hijau, lingkungannya baik, udaranya bersih, dan kita bisa menikmati hidup di negara yang kita cintai ini,” tandasnya.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua Komisi Yudisial Amzulian Rifai, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, sejumlah kepala daerah, sejumlah duta besar negara sahabat, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.

Baca berita lainnya di Google News Kanalindonesia.com

Berita Terkait

Tiga Direktur KPK Dilantik Jadi Pj Kepala Daerah
Bedah Buku MIJIL: Jadikan Pemuda Garda Depan Wujudkan Hilirisasi Kebudayaan!
Kemenkumham Siap Bertransformasi dalam Kabinet Merah Putih
Presiden Prabowo Tidak Jadi Melantik Mayor Teddy sebagai Seskab
Presiden Prabowo Umumkan Susunan Lengkap Kabinet Merah Putih
Pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka
Isma Yatun Kembali Jabat Ketua BPK RI
KPK Periksa Mantan Komisaris Pertamina Edy Hermantoro sebagai Saksi

Berita Terkait

Minggu, 3 November 2024 - 11:10 WIB

Tiga Direktur KPK Dilantik Jadi Pj Kepala Daerah

Minggu, 3 November 2024 - 07:14 WIB

Bedah Buku MIJIL: Jadikan Pemuda Garda Depan Wujudkan Hilirisasi Kebudayaan!

Selasa, 22 Oktober 2024 - 09:27 WIB

Kemenkumham Siap Bertransformasi dalam Kabinet Merah Putih

Senin, 21 Oktober 2024 - 13:38 WIB

Presiden Prabowo Tidak Jadi Melantik Mayor Teddy sebagai Seskab

Senin, 21 Oktober 2024 - 10:14 WIB

Presiden Prabowo Umumkan Susunan Lengkap Kabinet Merah Putih

Minggu, 20 Oktober 2024 - 12:24 WIB

Pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka

Jumat, 18 Oktober 2024 - 16:15 WIB

Isma Yatun Kembali Jabat Ketua BPK RI

Jumat, 18 Oktober 2024 - 12:27 WIB

KPK Periksa Mantan Komisaris Pertamina Edy Hermantoro sebagai Saksi

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Debat Pilgub Jatim Kedua Luluk Lukman Gencar Serang Khofifah Emil

Minggu, 3 Nov 2024 - 22:25 WIB

slot gacor toto 4d slot toto slot gacor thailand slot777 slot tergacor https://mataerdigital.com/ istanapetir slot gacor cupangjp situs maxwin ayamjp gampang menang slot online slot gacor 777