Ada pula Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk buruh pabrik rokok lintas wilayah Jatim asal Tuban kepada 26 PM. BLT DBHCHT buruh pabrik rokok lintas wilayah Jatim asal Tuban telah diserahkan sebelumnya di Surabaya kepada 797 PM.
Selain itu, diserahkan pula tali asih kepada 20 orang personel Taruna Siaga Bencana (Tagana), 20 orang Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan bantuan transportasi kepada 30 Pendamping PKH.
Bansos tersebut disalurkan melalui cash transfer dengan difasilitasi Bank Jatim. Hal ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan bantuan yang telah diberikan Pemprov Jatim kepada penerima manfaat.
Dalam kesempatan yang sama, disalurkan pula zakat produktif untuk 100 pelaku usaha ultra mikro di wilayah Tuban.
“Kita semua berdoa panjenengan rezekinya berkah. Dan Allah memberikan kesejahteraan di dunia dan akhirat,” tandas Gubernur Khofifah.
Sementara itu, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky menyampaikan, rasa terimakasih atas perhatian Gubernur Khofifah yang telah memberikan berbagai bansos hingga penyaluran zakat produktif kepada masyarakat penerima.
Menurutnya, apa yang telah dilakukan Gubernur Khofifah merupakan sebagai bentuk kecintaan kepada masyarakatnya. Kebaikan dan perhatian yang dilakukan merupakan sebuah legacy yang baik dan menjadi inspirasi.
“Apa yang dilakukan oleh Ibu Gubernur merupakan sebuah legacy yang perlu diteruskan. Kita harap, setelah diberikan zakat maupun bansos para penerima bisa mengupgrade diri sehingga meningkatkan perekonomiannya,” jelasnya.
Salah satu warga yang ikut mengantre di pasar murah yakni Kholisatul (26 tahun), mengaku senang dengan adanya pasar murah ini. Menurutnya, bahan pokok yang dijual di pasar murah ini harganya jauh lebih rendah dari pasaran, terutama untuk komoditi beras.
“Di sini beras Rp.10.200/kg, dan tadi waktu saya mengantre tidak disangka-sangka sama Bu Khofifah dikasih telur gratis 1 kg. Katanya buat ibu-ibu yang bawa anak. Saya terharu, beliau baik sekali. Semoga beliau sehat selalu,” ungkap ibu rumah tangga satu anak ini.
Hal senada dirasakan Purwati, penjual tahu petis yang sehari-hari berjualan di sekitar Alun-Alun Tuban. Ia mengaku sangat bersyukur menerima zakat produktif serta paket sembako dari Gubernur Khofifah. Menurutnya, zakat produktif ini akan ia gunakan sebagai tambahan modal berjualan.
“Alhamdulillah ini sangat berarti buat saya. Karena jualan saya itu kan tidak pasti, kadang laris kadang ya sepi. Jadi adanya zakat produktif ini sangat membantu untuk tambahan modal. Matur nuwun Bu Khofifah,” tuturnya. (ari)
