Maka, biarkan kita semua menjadi penari yang piawai, yang tidak hanya bergantung pada kekuatan fisik atau kekuatan emosional, tetapi juga kekuatan kognitif dalam menari di panggung sosial yang dinamis ini. Dengan mengintegrasikan ketiga ‘kaki’ ini, kita tidak hanya akan bergerak dengan lebih anggun dan efektif, tetapi juga akan menciptakan sinergi yang dapat mengangkat seluruh masyarakat kita ke tingkat yang lebih tinggi dari pemahaman dan kerjasama (referensi: Daniel Sohn, Sangho Lee, Yang Lee. (2018). The Three Dimensions of Social Effort: Cognitive, Emotional, and Physical. Psychology and Behavioral Sciences, 7(6-1), 1-5.
Penulis adalah Surveyor LAFKI
