Tim Gabungan Masih Berupaya Padamkan Api di Lereng Gunung Panderman, Kota Batu

- Editor

Kamis, 23 November 2023 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, KANALINDONESIA.COM: Tim gabungan masih berupaya memadamkan kebakaran hutan di lereng Gunung Panderman, Kota Batu, Jawa Timur, yang terjadi sejak Selasa (21/11) hingga hari ini, Kamis (23/11). Sebanyak 50 personel diterjunkan guna memadamkan api secara manual serta dengan cara membuat sekat bakar.

Dari laporan yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, saat ini kebakaran sudah dapat dikendalikan meski masih terdapat titik api.

Petugas Pusdalops BPBD Kota Batu Maulana Purba mengatakan, pemadaman memang masih mengalami beberapa kendala seperti medan yang terjal dan titik api yang berada di lokasi sulit dijangkau. Kendati demikian, tim gabungan akan terus berupaya memadamkan dengan membagi kelompok ke tiga titik.

“Kendala kondisi medan yang terjal, serta material pohon Pinus yang ada getah karetnya sehingga membuat awet terbakar. Pemadaman dilanjutkan dengan pemberangkatan dari Pacuan Kuda mega Star, Desa Oro-Oro Ombo dan pos pendakian, tim dibagi menjadi tiga titik,” ungkap Maulana, saat dihubungi, Kamis (23/11) siang.

Maulana mengatakan, kebakaran yang melanda lereng Gunung Penderman kali ini merupakan yang pertama sejak tahun 2019 atau yang pertama selama musim kemarau tahun ini. Ia juga memastikan penyebab kebakaran dikarenakan adanya sambaran petir yang mengenai pohon.

Baca Juga :  Gugatan PT Best Chrusher Sentralindojaya Ditolak PN Surabaya

Data sementara per Kamis (23/11) diperkirakan luas lahan yang terbakar mencapai kurang lebih 17 hektar berada di petak 227 Blok Wajikan dan petak 213 seluas 12 hektar Blok Bon Klerek. Vegetasi yang terbakar, antara lain, berupa cemara dan ilalang.

Di samping itu, Pusdalops BPBD Kota Batu memastikan bahwa kebakaran hutan tersebut tidak berdampak kepada masyarakat karena lokasinya jauh dari permukiman.

“Tidak berdampak ke permukiman karena lokasinya jauh dari pemukiman warga,” pungkas Maulana.

Berita Terkait

HUT ke-17 AELI di Coban Putri Fokus Mempertajam Kualitas SDM
Diduga Tilep ADD dengan Proyek Fiktif, Eks Kades Wadung Malang Diciduk Polisi
Human Capital Index Jadi Pengukur Kinerja Pemerintah di Tahun 2025, Khofifah: Perencanaan Program Kesra Harus Berdampak Lebih Signifikan
Serahkan Konsep ‘Jalan Pendidikan Menuju Indonesia Maju 2034’ Karya Rektor UNAIR pada Kadispendik Jatim, Khofifah Ajak Guru Jatim Ikut Percepat Indonesia Emas Sebelum 2045
Khofifah Ajak Muslimat NU Jadi Garda Terdepan Turunkan Stunting dan Bangun Generasi Cerdas Berakhlakul Karimah
Kolaborasi Kenneth Trevi dan Miben Voice di Album Superkids “Anti Bully” Angkat Potensi Bukit Terbang Parang Tejo
Polresta Malang Ringkus Kurir Ganja 42 Kg
Kompak, Kakak Beradik di Malang Lakukan Perampokan

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 12:07 WIB

HUT ke-17 AELI di Coban Putri Fokus Mempertajam Kualitas SDM

Sabtu, 18 Mei 2024 - 07:42 WIB

Diduga Tilep ADD dengan Proyek Fiktif, Eks Kades Wadung Malang Diciduk Polisi

Senin, 6 Mei 2024 - 18:32 WIB

Human Capital Index Jadi Pengukur Kinerja Pemerintah di Tahun 2025, Khofifah: Perencanaan Program Kesra Harus Berdampak Lebih Signifikan

Senin, 6 Mei 2024 - 17:45 WIB

Serahkan Konsep ‘Jalan Pendidikan Menuju Indonesia Maju 2034’ Karya Rektor UNAIR pada Kadispendik Jatim, Khofifah Ajak Guru Jatim Ikut Percepat Indonesia Emas Sebelum 2045

Minggu, 5 Mei 2024 - 19:24 WIB

Khofifah Ajak Muslimat NU Jadi Garda Terdepan Turunkan Stunting dan Bangun Generasi Cerdas Berakhlakul Karimah

Rabu, 17 April 2024 - 11:31 WIB

Kolaborasi Kenneth Trevi dan Miben Voice di Album Superkids “Anti Bully” Angkat Potensi Bukit Terbang Parang Tejo

Kamis, 11 April 2024 - 05:10 WIB

Polresta Malang Ringkus Kurir Ganja 42 Kg

Kamis, 4 April 2024 - 12:58 WIB

Kompak, Kakak Beradik di Malang Lakukan Perampokan

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Menimbang Esensi Toleransi dalam Larangan Salam Lintas Agama

Minggu, 16 Jun 2024 - 05:26 WIB

KANAL HEALTH

Peneliti UNAIR Raih Penghargaan Kekayaan Intelektual oleh WIPO

Sabtu, 15 Jun 2024 - 23:01 WIB