Supir dan Kernet Ditangkap Polda Jatim, Bos Penimbun BBM di Sidoarjo Masih Buron

- Editor

Senin, 11 Desember 2023 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Tim dari Unit II Subdit IV Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur (Ditreskrimsus Polda Jatim) tetapkan dua pria berinisial AM dan MHS sebagai tersangka atas kasus penimbunan bahan bakar minyak (BBM) ilegal di SPBU kawasan Sidoarjo. Dalam kasus ini, mereka sebagai sopir dan kernet.

Wadirreskrimsus Polda Jatim, AKBP Arman mengungkapkan, modus pelaku untuk melakukan aksi pengangkutan BBM tersebut menggunakan kendaraan truk yang sudah dimodifikasi yang didapati oleh petugas pada Kamis, 2 November 2023 kemarin.

“Selain kedua pelaku, petugas juga menyita 1 unit kendaraan truk merek Mitshubhisi warna kuning Bahan bakar minyak bersubsidi jenis Bio Solar kurang lebih 2000 (dua ribu) liter dan 1 (Satu) lembar nota pembelian BBM Bio Solar. Dalam bak kendaraan truk itu terdapat penampungan/tandon plastik/bull sebanyak 4 buah dengan kapasitas masing-masing 1.000 liter,” kata Arman saat rilis didampingi Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, Senin (11/12/2023).

Pada saat atau setelah melakukan pengisian di SPBU, saklar pompa dinyalakan dan secara otomatis BBM di tangki kendaraan truk berpindah ke dalam penampungan. Menurut Arman, kedua pelaku adalah suruhan S masih buron.

Baca Juga :  Sepupu Penganiaya Rahem Hingga Terbunuh, Di Jerat Pidana Kurungan Penjara Seumur Hidup

“Mereka melakukan pembelian BBM/Bio Solar di SPBU Ds. Sumorame Kec. Candi Kab. Sidoarjo, menggunakan beberapa scan barcode kendaraan yang berbeda. Sedangkan S masih dalam pengejaran,” paparnya.

Keduanya akan dijerat Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi UU Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Dengan ancaman hukuman pidana paling lama 6 tahun penjara. **

Reporter: Ady_kanalindonesia.com

Berita Terkait

Terekam CCTV, Pria Pelaku Pencurian Di Rumah Tetangga Diringkus Polisi Polres Pamekasan
Konsolidasi Organisasi DPW LDII Jawa Timur, DPD Gresik Sabet 5 Penghargaan
Ratusan Anggota Kelompok Wanita Tani di Ponorogo dapat Sosialisasi Ketahanan Pangan
Disnakkan Magetan Bersama Univ. Brawijaya Gelar Lawu Fun Run
Sepupu Penganiaya Rahem Hingga Terbunuh, Di Jerat Pidana Kurungan Penjara Seumur Hidup
Cinta di Tolak, Pelaku UW Aniaya Korban
Transisi Dari Sekolah TK Ke SD, Kepala Sekolah UPT SDN 222 Gresik : Upaya Melatih Mental Siswa Baru
Hadiri Peringatan Hari Krida Pertanian ke-52, Bupati Ponorogo Ungkap Ini

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 22:21 WIB

Terekam CCTV, Pria Pelaku Pencurian Di Rumah Tetangga Diringkus Polisi Polres Pamekasan

Sabtu, 20 Juli 2024 - 21:18 WIB

Konsolidasi Organisasi DPW LDII Jawa Timur, DPD Gresik Sabet 5 Penghargaan

Sabtu, 20 Juli 2024 - 18:45 WIB

Ratusan Anggota Kelompok Wanita Tani di Ponorogo dapat Sosialisasi Ketahanan Pangan

Sabtu, 20 Juli 2024 - 16:59 WIB

Disnakkan Magetan Bersama Univ. Brawijaya Gelar Lawu Fun Run

Jumat, 19 Juli 2024 - 21:07 WIB

Cinta di Tolak, Pelaku UW Aniaya Korban

Jumat, 19 Juli 2024 - 18:45 WIB

Transisi Dari Sekolah TK Ke SD, Kepala Sekolah UPT SDN 222 Gresik : Upaya Melatih Mental Siswa Baru

Jumat, 19 Juli 2024 - 17:54 WIB

Hadiri Peringatan Hari Krida Pertanian ke-52, Bupati Ponorogo Ungkap Ini

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:04 WIB

Tanggapan Bupati Ponorogo Soal Penurunan Minat Bersekolah di SD Negeri

KANAL TERKINI

KANAL MAGETAN

Disnakkan Magetan Bersama Univ. Brawijaya Gelar Lawu Fun Run

Sabtu, 20 Jul 2024 - 16:59 WIB