Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL MAGETAN

Batik Khas Desa di Magetan Bertambah

MAGETAN, KANALINDONESIA.COM: Produksi batik khas desa di Magetan, akhir tahun ini bertambah satu lagi. Adalah Desa Mojopurno, Kecamatan Ngariboyo yang melaunchingnya hari ini Kamis, (14/12/2023).

Launching batik dengan nama ” Batik Mojo” ini dilakukan oleh Pj Bupati Magetan, Hergunadi. Dihadiri dinas PMD, Dinas Indag, Forkopimca Ngariboyo, kepala desa se Kecamatan Ngariboyo.

” Batik ini kami rintis sudah lama. Berawal dari himbauan Pak Bupati Suprawoto dulu, agar masing masing desa punya batik khas sendiri. Lalu kami tindak lanjuti, dan hari ini kami launching,” terang Kepala Desa Mojopurno, Rusdin.

Batik Mojo sendiri bercorak gambar buah Mojo dan gambar kulit hewan. Buah Mojo dipilih karena tumbuh di Mojopurno. Sedangkan gambar kulit merupakan gambaran bahwa di Mojopurno ada industri pengolahan kulit terbesar di Magetan, tambah Rusdin.

Pj bupati Magetan Hergunadi mengapresiasi lahirnya batik khas desa Mojopurno ini. Karena menambah perbendaharaan batik khas Magetan.

” Kami apreasiasi hadirnya batik Mojo ini. Karena ini menambah jumlah batik khas desa yang ada di Magetan. Jadi tidak hanya batik Pring Sedapur saja yang muncul, ” ujar Hergunadi.

Selanjutnya, soal pemasaran, ia berharap unsur pemerintahan diwilayah kecamatan Ngariboyo bisa menggunakan batik ini sebagai salah satu seragamnya. Termasuk pelajar mulai SD, MI bahkan SMK yang ada didesa Mojopurno bisa memakai seragam batik Mojo.

” Dan penting pula, manfaatkan teknologi pemasaran yang modern saat ini. Yakni melalui jaringan handphone. Ini kan murah, cepat dan jangkauannya sangat luas,” pinta Hergunadi.
(Arif_ Kanalindonesia)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita