Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PONOROGO

Pengaruh Fast Food Terhadap Kesehatan

Pengaruh Fast Food Terhadap Kesehatan

PONOROGO,KANALINDONESIA.COM : Makanan cepat saji atau fast food emang banyak digandrungi oleh kaum muda dan anak-anak karena memiliki cita rasa yang gurih juga manis dan penyajiannya juga cepat. Harga yang sering promo dan pengadaan bundling produk juga menjadi daya tariknya. Tak hanya itu, Adanya merchendise dan hadiah lainnya yang membuat konsumennya tertarik untuk membeli produknya tanpa berpikir panjang akan konsekuensinya.

Namun, banyak yang menghiraukan akan dampak atau pengaruh terhadap kesehatan dari terlalu sering mengkonsumsi makanan cepat saji seperti diabetes, obesitas, hipertensi, dan lain sebagainya.
Berikut ini beberapa pengaruh yang diakibatkan oleh sering mengkonsumsi fast food:

  1. Naiknya gula darah atau diabetes
    Makanan cepat saji umumnya memiliki banyak kandungan karbohidrat olahan dan gula tambahan pada penyajiannya. Hal ini menyebabkan makanan yang masuk kedalam tubuh bisa menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara cepat serta dapat menyebabkan lonjakan insulin secara tidak normal.
  2. Obesitas
    Mengkonsumsi makanan cepat saji yang memiliki kadar total energi tinggi terlalu sering dan diluar batas wajar dapat menyebabkan risiko terkena obesitas atau kegemukan. Kebiasaan ini harus dihindari mengingat obesitas dapat disertai dengan penyakit berbahaya lainnya.
  3. Hipertensi
    Makanan cepat saji banyak mengandung garam seperti kentang goreng, kulit ayam krispi dan lain sebagainya. Tanpa sadar, makanan cepat saji menyebabkan rasa ingin memakan makanan tersebut secara terus menerus karena mengandung garam terlalu tinggi sehingga meningkatkan sekresi enzim dan kadar air liur. Konsumsi garam berlebih dapat menyebabkan peningkatan kadar natrium pada sel darah dan menyebabkan retensi cairan yang mengakibatkan jantung akan memompa darah lebih kuat sehingga tekanan darah meningkat.
  4. Risiko Kanker
    Pada studi di Eropa, makanan cepat saji kurang mengandung serat dan tinggi akan lemak serta gula yang dapat menyebabkan risiko penyakit kanker kolorektal pada sistem pencernaan.
  5. Risiko Penyakit Jantung
    Risiko terkena penyakit jantung dapat dialami karena terlalu sering makan makanan cepat saji yang mengandung banyak garam dan gula. Pada orang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas rentan terkena penyakit jantung akibat berat badannya yang menyebabkan penurunan fungsi jantung sehingga jantung melemah.

Maka dari itu, mulai saat ini kurangi konsumsi makanan cepat saji meskipun rasanya lebih enak serta gurih, dengan memperbanyak konsumsi makanan sehat dan berserat seperti buah dan sayur yang bisa menyeimbangkan nutrisi dan metabolisme untuk tubuh. (Lailiyal)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita