PONOROGO,KANALINDONESIA.COM: Setelah resmi dilantik, ISNU Ponorogo gagas program prioritas dalam masa kepengurusan 2023-2027.
Pengurus Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Ponorogo telah resmi dilantik di GOR Unesa Surabaya pada sabtu (23/12/2023) lalu.
Di pelantikan tersebut, turut hadir Wakil presiden Ma’ruf Amin, Gubernur Jawa Timur, Sekjen PP ISNU, Rektor ITS, UNAIR, dan masih banyak lagi.
Dalam sambutanya, Ma’ruf Amin menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan intelektual SDM yang ada di NU.
“Di NU dulu, sulit untuk menemukan akademisi yang sekelas profesor, tetapi sekarang di ISNU Jawa Timur alhamdulillah sudah banyak. Hal ini penting untuk disadari bersama bahwa di masa depan NU membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten demi mengemban tanggungjawab keumatan yang besar,” ucapnya.
Agus Setyawan, ketua PC ISNU Ponorogo periode 2023-2027 terpilih mengatakan kepada kanalindonesia.com bahwa dalam kepengurusanya berkomitmen mempertahankan sesuatu yang baik dari pengurus sebelumnya dan memberikan warna baru yang belum ada di organisasi sarjana NU itu.
“Kami berkomitmen untuk mempertahankan hal yang sudah baik dari kepengurusan sebelumnya, dan menambah hal yang baru yang dirasa perlu untuk dikembangkan di organisasi ini. itu semua demi kebermanfaatan bagi umat terutama nahdliyin,” jelasnya.
Dalam kepengurusan yang baru ini, dia menjelaskan beberapa program unggulan yang dirasa dibutuhkan untuk keberlangsungan ISNU agar tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan zaman.
“Di kepengurusan yang baru ini, kami menggagas 3 program prioritas selama 4 tahun kedepan. Yang pertama, kami ingin memasifkan penerbitan dan diseminasi jurnal ilmiah sebagai bentuk konkrit kadar intelektual kader NU yang ada di Ponorogo melalui Ojisnu. Yang kedua, ada pendirian PAC ISNU di setiap kecamatan, hal ini penting untuk mempermudah pewadahan kader ISNU yang ada di Ponorogo. Yang terakhir ada kunjungan ke luar negeri, kegiatan ini rencananya akan diadakan tiap 2 tahun sekali yang bertujuan untuk melihat bagaimana perkembangan keilmuan yang ada disana,” tambahnya.
Diakhir sesi wawancara, ketua PC ISNU Ponorogo tersebut menggarisbawahi pentingnya menulis, maka dari itu program yang akan dicanangkan berfokus pada hasil karya tulis ilmiah untuk pengembangan segi keilmuan.
“Di PW ISNU Jawa Timur, sampai hari ini belum ada yang merealisasikan penerbitan jurnal yang teroganisir. Namun di Ponorogo, hal tersebut sudah berjalan dan terorganisir lewat Ojisnu. Artinya, penerbitan dan diseminasi jurnal ilmiah penting untuk dilanjutkan untuk berbagai kepentingan yang pada muaranya adalah pengembangan organisasi ISNU,”pungkasnya. ( Imam_kanalindonesia.com )
