Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Opini

Pertarungan Pilpres Prabowo yang Terakhir dan Happy Ending?

Tingginya kategori elektabilitas Prabowo di 2023 bisa kita bandingkan juga dengan Ganjar dan Anies. Pada momen yang sama, Anies dan Ganjar memperoleh tingkat pengenalan masih di bawah 95%. Publik yang menyukainya (dari yang mengenal), pun juga di bawah 80%.

Bisa kita katakan untuk kasus Anies dan Ganjar, mereka berdua baru mencapai Kategori Elektabilitas Kelas A- (A minus). Sementara Prabowo di saat yang sama kategori elektabilitasnya sudah kelas A. Di pilpres 2024, untuk kategori elektabilitas kelas A, Prabowo menjadi The One and The Only.

Tapi sudah pastikah Prabowo menang dalam pilpres 2024 ini (baik satu putaran atau dua putaran)?

Prabowo dan Gibran memang saat ini angka elektabilitasnya sudah begitu tinggi, berjarak double digit dengan dua pasangan kompetitornya.

Namun, empat hal ini akan menjadi penentu berikutnya, karena masih tersisa lebih dari satu bulan lagi untuk Pilpres Februari 2024. Dan masih bersisa waktu enam bulan lagi untuk putaran kedua, jika ada dua putaran pilpres (Juni 2024).

Jarak waktu satu bulan apalagi enam bulan, itu jalan yang masih panjang. Itu “Long and Winding Road,” seperti judul lagu The Beatles. Bahkan banyak hal bisa terjadi dalam waktu satu malam.

Ada empat hal yang bisa menentukan dan menghalangi kemenangan Prabowo dan Gibran. Pertama adalah blunder yang fatal. Seberapa jauh Prabowo dan Gibran bisa untuk tidak melakukan blunder yang besar di sisa waktu ini.

Kedua adalah langkah gemilang kompetitor. Apakah ada langkah Wow Effect, langkah yang minta ampun hebatnya, cemerlangnya, dari kompetitor Ganjar ataupun dari Anies?

Ketiga, apakah Golput dari pendukung Prabowo dan Gibran ini akan besar sekali, dan tidak proporsional, jauh lebih besar ketimbang Golput dari pendukungnya Amien dan pendukungnya Ganjar.

Sebesar apapun pendukung, jika mereka tak mencoblos ke TPS, suara mereka tak dihitung.

Keempat, apakah akan terjadi ekonomic breakdown di Indonesia hingga Juni 2024? Jika ekonomi merosot, kepuasan publik pada Jokowi akan menurun. Itu memberikan efek juga kepada Prabowo.

Jika empat penghalang di atas bisa dikontrol, maka dalam pilpres kali ini, Prabowo akan berhasil menggapai matahari, yang sudah diburu sejak tahun 2004.

Pilpres 2024 akan menjadi happy ending bagi Prabowo, happy ending bagi sang pemburu matahari.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita