Sivitas Akademika Untag Surabaya Nyatakan Sikap Tolak Politik Dinasti, Demokrasi Pemerintahan Jokowi

Editor : ANOM - Senin, 5 Februari 2024 - 19:48 WIB

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Civitas akademika Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya layangkan sikap tegas atas kondisi demokrasi pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Rektor Untag Surabaya, Prof. Mulyanto Nugroho, menyampaikan kekhawatiran atas kemunduran demokrasi di Indonesia yang terjadi belakangan ini khususnya terkait Pemilu 2024 kali ini.

Dalam orasinya di Plaza Proklamasi Untag Surabaya, Prof. Nugroho menyatakan penolakan terhadap politik dinasti dan intimidasi yang meruncing.

Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menegakkan netralitas pejabat demi kelancaran Pemilu 2024 yang jujur dan adil.

“Bangsa Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Kita tahu bahwa pada era terakhir ini banyak kekuasaan pemerintah yang digunakan untuk memenangkan salah satu paslon. Artinya, keberpihakan ini tidak netral. Untuk itu, kami mengajak masyarakat membentak pejabat agar netral,” ujar Prof. Nugroho, Surabaya, Senin, (5/2/2024).

Dalam pernyataan sikapnya, Untag Surabaya, yang kerap dijuluki sebagai kampus merah putih ini menegaskan komitmennya terhadap marwah konstitusi Indonesia.

Baca Juga :  KPK akan Kirim Surat ke AHY Ingatkan untuk Segera Lapor LHKPN-kanalindonesia

Dimana mereka senantiasa, menjaga nilai luhur Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Keutuhan NKRI. Turut merasa prihatin atas kondisi sosial, politik, dan kelangsungan negara hukum. 

Tak hanya itu, mewakili 14 guru besar (Gubes), Prof. Nugroho menyoroti pencederaan nilai fundamental demokrasi dalam UUD Negara Republik Indonesia, menegaskan pentingnya kearifan dan etika dalam berbangsa dan bernegara.

“Ini berhubungan erat dengan telah terjadi pencederaan nilai fundamental demokrasi dalam UUD Negara Republik Indonesia, kearifan dan etika dalam berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Sivitas akademika Untag Surabaya juga menolak keras praktik politik dinasti dan mendesak para pemimpin untuk menempatkan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi atau golongan.

“Masa depan bangsa dan negara ini tidak boleh dipertaruhkan di atas kepentingan sekelompok orang dengan mengabaikan nurani dan penalaran yang kritis dan rasional. Di bawah Bendera Merah Putih, mari kita wujudkan jiwa patriotik demi kelangsungan kehidupan generasi kita di negeri yang damai dan sejahtera,” tandas Gubes Akuntasi itu.

Baca Juga :  International Stand Up to Bullying Day, Khofifah Ajak Seluruh Elemen Tingkatkan Kepedulian dan Cegah Perundungan di Semua Lini-kanalindonesia

Kendati demikian, pernyataan sikap Untag Surabaya menyerukan penolakan terhadap politik dinasti, politik uang dalam pemilu, dan menuntut pemerintah untuk menjatuhkan sanksi tegas terhadap segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan menambah daftar akademisi yang kritisi pemerintahan Jokowi ini.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya mengembalikan netralitas ASN, TNI, dan Polri dalam menjalankan tugas negara.

Sekedar informasi, berikut orasi pernyataan sikap Untag Surabaya yang dibacakan langsung oleh Prof Nugroho, antara lain

Pada poin pertama, menolak politik dinasti dan intimidasi. Kedua, menolak korupsi, kolusi, dan nepotisme. Ketiga, menuntut pemerintahan yg bersih dan berwibawa. Serta yang terakhir, menuntut etika bernegara dan berpemerintahan. **

Reporter: Ady_kanalindonesia.com

Share :

Baca Juga

KANAL NEWS

Danseskoal Tinjau Pemasangan Palang Pintu Perlintasan Kereta Api
SUNARTO ketua DPRD Ponorogo

KANAL JATIM

Tanggapi Keluhan Masyarakat, DPRD Ponorogo Pertanyakan Kajian Akademis dan Dampak Pemberlakukan Satu Arah di Beberapa Jalan Protokol

KANAL JATIM

Jika Ada Temuan Kecurangan Dalam Pemilu 2024, Lapor Bawaslu RI atau ke MK -kanalindonesia

KANAL HUKUM

Polda Jateng Amankan 52 Kg Sabu dan 35.000 Ekstasi-kanalindonesia

KANAL JATIM

Ning Sasha Ajak Orang Tua Dukung Sub PIN Polio Putaran Kedua -kanalindonesia

KANAL KEDIRI

Usung Tema Aktivis Preuner, Pengurus DPD KNPI Kota Kediri Resmi Dilantik-kanalindonesia

KANAL KEDIRI

Jaring Aspirasi Anak, Pemerintah Kota Kediri Adakan Musrenbang Tematik Anak-kanalindonesia

KANAL PACITAN

Harga Beras Tinggi, Bulog dan Pemkab Pacitan Bentuk Tim Satgas Pangan-kanalindonesia