Sementara itu untuk realisasi produktivitas lapangan di Pelabuhan Kalimas sampai dengan Triwulan 4 tahun 2023 mencapai 44.508 Ton atau terealisasi sebesar 81%. Sedangkan untuk tahun 2022 terealisasi hingga 90%. Hal ini disebabkan karena terjadi penumpukan barang akibat menunggu muatan ke kapal serta adanya cuaca buruk.
Secara umum, Pelabuhan Kalimas mengalami kenaikan produktivitas di berbagai sektor arus. Rendy menyebutkan bahwa hal tersebut sebagai komitmen Pelindo untuk memberikan pelayanan jasa kepelabuhan terbaik.
“Tidak hanya itu, Pelindo memastikan pelayanan yang efisien serta terjangkau bagi semua kalangan masyarakat. Pelindo berupaya terus untuk berkontribusi terhadap laju pertumbuhan arus logistik Indonesia dan internasional,” tutup Fendy. (ari)

