Banjir Belu, NTT Satu Warga Meninggal Terseret Arus

- Editor

Jumat, 8 Maret 2024 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BELU, KANALINDONESIA.COM: Hujan deras yang melanda Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur pada Selasa (5/7) menyebabkan debit air sungai di Desa Derokfaturene, Kecamatan Tasifeto Barat terus meningkat. Arus yang deras tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia akibat terseret arus.

Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB menyebutkan bahwa kronologi kejadian yang menyebabkan 1 warga meninggal dunia adalah pada saat terjadi hujan deras korban melewati sungai untuk membawa hewan ternak sapinya pulang dan tiba-tiba terpeleset lalu korban terbawa arus sungai pada hari Selasa, 05 Maret 2024, Pkl. 17:00 WITA

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Belu, Basarnas, TNI, Polri serta relawan melakukan upaya pencarian dan evakuasi terhadap warga yg terseret arus tersebut, sehingga pada akhirnya proses pencarian itu membuahkan hasil dan korban dapat ditemukan pada hari Kamis 7 Maret 2024 pukul 10.54 WITA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut laporan peringatan dini yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang berlaku 05 Maret 2024 Pukul 07:00 WIB s/d 07 Maret 2024 Pukul 07:00 WIB, menyebutkan bahwa wilayah Prov. Nusa Tenggara Timur berpotensi hujan lebat dengan status waspada.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati hati akan adanya potensi hujan lebat dan selalu mengikuti arahan serta imbauan dari Pemerintah Daerah setempat dan Dinas terkait lainnya.

Berita Terkait

Hingga Sore Ini, Gunungapi Lewotobi Laki-laki Lima Kali Erupsi
Kukuhkan PW IKA Unair NTT, Khofifah: Anak-Anak NTT Harus Hebat dan Kuasai Dunia
Khofifah Kukuhkan Bunda Asuh Peduli Stunting NTT, Wujud Komitmen Muslimat NU untuk Indonesia Emas 2045
Erupsi Gunung Lewotobi, Lima Ribu Warga Mengungsi
Status Gunungapi Lewotobi Laki-Laki Naik Level IV (AWAS)
BNPB Serahkan Bantuan Penanganan Darurat Bencana Gempa NTT Kepada Pemkab Kupang
Serunya Libur Akhir Tahun di Aruna Senggigi Lombok
Gempa M6.5 Guncang Kabupaten Kupang

Berita Terkait

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:21 WIB

Hingga Sore Ini, Gunungapi Lewotobi Laki-laki Lima Kali Erupsi

Senin, 13 Mei 2024 - 08:36 WIB

Kukuhkan PW IKA Unair NTT, Khofifah: Anak-Anak NTT Harus Hebat dan Kuasai Dunia

Minggu, 12 Mei 2024 - 16:04 WIB

Khofifah Kukuhkan Bunda Asuh Peduli Stunting NTT, Wujud Komitmen Muslimat NU untuk Indonesia Emas 2045

Jumat, 8 Maret 2024 - 08:18 WIB

Banjir Belu, NTT Satu Warga Meninggal Terseret Arus

Kamis, 11 Januari 2024 - 17:58 WIB

Erupsi Gunung Lewotobi, Lima Ribu Warga Mengungsi

Rabu, 10 Januari 2024 - 12:43 WIB

Status Gunungapi Lewotobi Laki-Laki Naik Level IV (AWAS)

Sabtu, 4 November 2023 - 18:35 WIB

BNPB Serahkan Bantuan Penanganan Darurat Bencana Gempa NTT Kepada Pemkab Kupang

Sabtu, 4 November 2023 - 06:56 WIB

Serunya Libur Akhir Tahun di Aruna Senggigi Lombok

KANAL TERKINI