Perbaikan tersebut lanjut Dwi yaitu meliputi penambalan aspal jalan berlubang yang tidak cukup dalam, sedangkan yang berlubangnya cukup dalam akan dilakukan penanganan khusus.
“Pengerjaan proyek dilakukan melalui belanja e-katalog lokal. Pada tanggal 18 Maret tersebut sejumlah alat berat untuk mendukung pengerjaan aspal juga didatangkan,” tambahnya.
Dwi juga menambahkan setelah pengerjaan ini selesai, maka yang masuk dalam antrian selanjutnya adalah jalan rusak di sebelah PT. Pabrik Kertas Indonesia (Pakerin) yaitu Jalan Raya Prambon.
“Setelah ini pengerjaan jalan berlubang lainnya adalah Jalan Raya Prambon tepatnya di sebelah PT. Pakerin,” ucapnya.

