KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Ketentuan Bagasi, Penumpang Meningkat 40%

- Editor

Kamis, 11 April 2024 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, KANALINDONESIA.COM: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat terdapat peningkatan yang signifikan pada volume penumpang yang berangkat dari stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun memasuki hari ke 2 Lebaran. Berdasarkan data pada Kamis (11/4), sebanyak 10.178 penumpang berangkat, meningkat 40 % dibandingkan pada hari raya idul fitri (10 April) sebanyak 7.307 penumpang serta penumpang turun 10.943 .

“Stasiun Madiun mencatat jumlah penumpang terbanyak dengan 3.085 penumpang naik, diikuti oleh Stasiun Kediri dengan 1.061 penumpang, Stasiun Jombang 995, Stasiun Kertosono 785, Stasiun Nganjuk 773, Stasiun Tulungagung 685, dan Stasiun Blitar 616,” kata Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo.

Data juga menunjukkan bahwa dari periode 31 Maret 2024 hingga 11 April 2024, sebanyak 71.766 penumpang berangkat dan 123.917 penumpang tiba di stasiun-stasiun Daop 7 Madiun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, pantauan pemesanan tiket kereta api keberangkatan Daop 7 pada periode 31 Maret – 21 April 2024, telah terjual sebanyak 88.557 tiket, yang merupakan 120% dari kapasitas yang disediakan sebanyak 73.656 tiket.

Baca Juga :  KAI Daop 4 Semarang Siapkan 98 Ribu Tempat Duduk Selama Libur Idul Adha

Data tesebut akan terus berubah karena masih penjualan masih berlangsung. Tujuan favorit masyarakat pada periode tersebut adalah Jakarata, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Malang, dan Banyuwangi.

Menyikapi lonjakan volume penumpang yang signifikan tersebut, Kuswardojo mengingatkan kembali ketentuan bagasi bagi pelanggan kereta api. Pelanggan diperbolehkan membawa bagasi tanpa dikenakan bea dengan berat maksimum 20 kg dan volume maksimum 100 dm3 dengan dimensi maksimal 70 x 48 x 30 cm dan sebanyak-banyaknya terdiri dari 4 koli (item bagasi).

Jika saat boarding di stasiun, pelanggan diketahui membawa bagasi yang melebihi ketentuan tersebut, maka akan dikenakan bea sebesar Rp10.000/kg untuk kelas eksekutif, Rp6.000/kg untuk kelas bisnis, dan Rp2.000/kg untuk kelas ekonomi.

Barang bawaan pelanggan dapat diletakkan pada rak bagasi di atas tempat duduk atau diletakkan di tempat lain yang tidak mengganggu atau membahayakan pelanggan lainnya serta yang tidak menimbulkan kerusakan pada kereta.

“Batas barang bagasi yang berbayar yaitu dengan berat di atas 20 kg hingga maksimal 40 kg dan untuk volume di atas 100 dm3 (70 x 48 x 30 cm) hingga maksimal 200 dm3 (70 x 48 x 60 cm). Barang bawaan di atas ketentuan tersebut tidak diperkenankan dibawa ke dalam kabin kereta penumpang dan disarankan untuk mengangkut barangnya dengan menggunakan jasa ekspedisi kereta api seperti KAI Logistik,” kata Joni.

Baca Juga :  Libur Idul Adha KAI Daop 7 Madiun Siapkan 11.510 Tempat Duduk

Sementara barang-barang yang tidak diperbolehkan dibawa sebagai bagasi meliputi binatang, narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya, senjata api/tajam, benda yang mudah terbakar/meledak, benda yang berbau busuk/amis atau benda yang karena sifatnya dapat mengganggu/merusak kesehatan dan mengganggu kenyamanan penumpang lainnya, barang yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan, dan barang lainnya yang menurut pertimbangan petugas boarding tidak pantas diangkut sebagai bagasi karena keadaan dan besarnya tidak pantas diangkut sebagai bagasi.

“Kami berkomitmen memastikan perjalanan kereta api khususnya di momen angkutan lebaran ini dapat berjalan dengan selamat, aman, lancar, tertib, dan terkendali,” kata Kuswardojo.

 

Berita Terkait

Libur Idul Adha KAI Daop 7 Madiun Siapkan 11.510 Tempat Duduk
KAI Daop 4 Semarang Siapkan 98 Ribu Tempat Duduk Selama Libur Idul Adha
Libur Panjang Waisak, Daop 7 Akan Melayani 34.102 Pelanggan
Tiket KA Keberangkatan Masa Libur Panjang Kenaikan Isa Al Masih di Daop 7 Madiun Terjual 94 Persen
Wisata Alam Glamping Jolotundo Jadi Jujukan Warga Mengisi Lebaran
KAI Daop 7 Madiun, Prediksi Puncak Arus Balik akan terjadi Hari Ini
Kenaikan Tarif Bus Pada H+4 Lebaran di Terminal Pemalang Sampai Dua Kali Lipat
Situasi Arus Balik Libur Hari Raya Idul Fitri di Stasiun Wilayah Daop 7 Madiun pada H+2

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:17 WIB

Libur Idul Adha KAI Daop 7 Madiun Siapkan 11.510 Tempat Duduk

Rabu, 12 Juni 2024 - 18:19 WIB

KAI Daop 4 Semarang Siapkan 98 Ribu Tempat Duduk Selama Libur Idul Adha

Rabu, 22 Mei 2024 - 18:28 WIB

Libur Panjang Waisak, Daop 7 Akan Melayani 34.102 Pelanggan

Rabu, 8 Mei 2024 - 19:19 WIB

Tiket KA Keberangkatan Masa Libur Panjang Kenaikan Isa Al Masih di Daop 7 Madiun Terjual 94 Persen

Minggu, 14 April 2024 - 20:39 WIB

Wisata Alam Glamping Jolotundo Jadi Jujukan Warga Mengisi Lebaran

Minggu, 14 April 2024 - 13:30 WIB

KAI Daop 7 Madiun, Prediksi Puncak Arus Balik akan terjadi Hari Ini

Sabtu, 13 April 2024 - 14:37 WIB

Kenaikan Tarif Bus Pada H+4 Lebaran di Terminal Pemalang Sampai Dua Kali Lipat

Sabtu, 13 April 2024 - 14:06 WIB

Situasi Arus Balik Libur Hari Raya Idul Fitri di Stasiun Wilayah Daop 7 Madiun pada H+2

KANAL TERKINI

PAMEKASAN,KANALINDONESIA.COM-Warga menikmati suasana Pantai Wisata Jumiang, Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (13/6/2024).Capaian PAD wisata tahun 2022 hanya berkisar 37,49 persen, atau setara dengan Rp33 juta. Sedangkan target yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp90 juta. Pada tahun 2023 kembali mengalami hal yang lebih parah, dari target PAD yang ditetapkan sebesar Rp710 juta, hanya dicapai Rp4,19 persen, atau setara dengan Rp29 juta, PAD yang ditetapkan sekitar  Rp100 juta di tahun 2024 akan dicapai 100 persen selama setahun. Foto/KI/S Kurniawan

KANAL FOTO

Target PAD Sektor Wisata Pamekasan

Kamis, 13 Jun 2024 - 23:11 WIB

KANAL PACITAN

Sekolah Alam Pacitan Masuk Top 10 World’s Best School Prize 2024

Kamis, 13 Jun 2024 - 21:09 WIB