Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL MALANG

Kolaborasi Kenneth Trevi dan Miben Voice di Album Superkids “Anti Bully” Angkat Potensi Bukit Terbang Parang Tejo

Kolaborasi Kenneth Trevi dan Miben Voice di Album Superkids “Anti Bully” Angkat Potensi Bukit Terbang Parang Tejo

“Seperti tujuan awal saya mendirikan Senada Digital, memang fokus untuk menjadi wadah bagi anak-anak untuk menyanyikan lagu sendiri sejak usia dini, agar mereka bisa bangga punya karya sendiri, karena merupakan salah satu cara bagaimana seorang anak bisa bangga terhadap dirinya. Lewat karya lagu dan potensi dalam diri, mereka akan sadar bahwa mereka punya nilai dan berharga. Lewat karya dan musik kita semua sama,” kata Rulli Aryanto.

Pada kesempatan yang sama, Yuly, mamanya Kenneth Trevi mengatakan sangat senang dan bahagia karena Kenneth Trevi bisa diajak berkolaborasi dengan anak-anak Desa Parang Tejo. Selain menambah pengalaman bermusik Kenneth Trevi, kolaborasi tersebut juga bisa menjadi wadah bagi Kenneth Trevi sebagai ABK untuk bisa belajar bersosialisasi dengan teman-teman barunya, bisa belajar berinteraksi, bisa belajar untuk fleksibel dengan semua situasi dan kondisi, bisa belajar meregulasi rasa cemas serta takut, dan masih banyak hal-hal baik lain lagi yang bisa didapatkan Kenneth Trevi dan pelajari dari anak-anak Desa Parang Tejo, sebagai sesi “terapi” secara langsung di lingkungan sosialnya, yang mana lingkungan dan situasi tersebut tidak bisa dengan bersengaja ia buat untuk Kenneth Trevi.

“Aku dan Kenneth Trevi juga sangat bersyukur sekali bisa bertemu dan berkenalan dengan anak-anak Desa Parang Tejo, karena mereka benar-benar mempunyai empati yang sangat luar biasa besar dalam menerima Kenneth Trevi sebagai ABK. Mereka tahu Kenneth Trevi “berbeda” dengan mereka, tapi mereka sangat bisa memperlakukan Kenneth Trevi selayaknya teman baik mereka, tanpa memandang sisi “berbeda”. Kenneth Trevi benar-benar diterima, dirangkul, dan digandeng oleh anak-anak desa Parang Tejo dengan tulus dan penuh kasih sayang. Mereka sangat bisa “mengajak” Kenneth Trevi bermain, berkomunikasi, berjoget bersama, dan bisa tahu cara membantu mengurangi bahkan me-release kecemasan Kenneth Trevi yang sangat tinggi pada saat itu. Terimakasih ya anak-anak baik Desa Parang Tejo,” kata Yuly.

Yuly berharap, dengan dirilisnya album lagu Superkids Bukit Terbang – Anti Bully semoga anak-anak Indonesia bisa selalu bersama-sama untuk tidak melakukan tindakan bully kepada siapapun. Walaupun nantinya kita bertemu dengan teman yang terlihat “berbeda”, selalu ingatlah bahwa kita itu sama-sama diciptakan Tuhan dengan nilai yang sama. Semoga lagu Anti Bully bisa selalu diperdengarkan di manapun, oleh siapapun, dan bisa menjadi lagu pengingat untuk semua anak-anak di seluruh Indonesia supaya tidak melakukan tindakan perundungan.

Sementara itu, Yuke Oktaf sebagai pelatih vokal para penyanyi di album Superkids Bukit Terbang – Anti Bully mengatakan potensi anak-anak desa Parang Tejo sangat luar biasa, mulai dari saat ia melatih dasar vokal mereka. Artikulasi vokal yang ia ajarkan, mereka praktekan saat membantu orang tua mereka memeras susu sapi peliharaannya sambil terus bernyanyi. Dengan bernyanyi, mereka sudah sangat berkurang untuk bermain gadget.

“Mungkin pengalaman pertama yang tidak akan pernah mereka lupakan, bernyanyi untuk album Superkids Bukit Terbang- Anti Bully sangat berkesan bagi mereka, karena selama ini mereka hanya bisa bermimpi bisa tampil di YouTube, apalagi Kenneth Trevi yang jauh-jauh datang dari Kota Bandung mau berkolaborasi dengan mereka,” kata Yuke Oktaf.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita