Susahnya Angkutan Umum pada Sore Hari Dirasakan Warga Pemalang

- Editor

Selasa, 23 April 2024 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, KANALINDONESIA.COM: Angkutan umum Microbus yang melayani trayek Pemalang menuju daerah selatan seperti kecamatan Randudongkal hingga Purbalingga, keberadaanya dikeluhkan oleh warga masyarakat, pada saat sore menjelang malam hari .

Banyak warga yang hendak menggunakan jasa transportasi umum ini, ketika hendak pulang setelah sehari melakukan aktifitas ke beberapa tempat Pemalang bagian selatan , seperti kecamatan Bantarbolang, Randudongkal, Moga, Belik dan Watukumpul, terkendala kesulitan mencari transportasi bus umum.

Micro bus bus atau bus 3/4 yang melayani trayek Pemalang – Randudongkal –Purbalingga atau sebaliknya, pada sore hingga malam hari susah didapati, lantaran banyak yang pulang ngandang di garasi busnya masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Winda (35) salah seorang warga Kecamatan Bantarbolang mengeluhkan sulitnya transportasi bus umum ketika pulang dari Pemalang Kota ke rumahnya.

“Dari jam 3 sampai 5 sore belum ada mikrobus yang lewat, kalau sudah sore kita untung – untungan terkadang terpaksa harus numpang mobil pribadi atau ojek motor, ” keluhnya.

Ditempat yang sama Girin ( 50 ) seorang penawar jasa angkutan ( calo bus ) yang berada di tempat pangkalan mikro bus depan taman Patih sampun pemalang, ketika ditemui pada Selasa sore ( 23/4/2024 ) mengatatakan, memang kalau sore hari jarang, terkadang malah tidak ada mikrobus yang naik ke arah selatan Pemalang.

“ Bus terakhir biasanya yang ada sore jam 5,” jelasnya.

Terpisah Kepala seksi Transportasi Angkutan Umum pada Dinas Perhubungan Kabupaten PemalangIndra, ketika di konfirmasi lewat sambungan teleponnya, belum bisa memberikan jawaban mengenai hal ini.

Terpantau banyak penumpang yang akan pulang ke daerah Pemalang selatan, salin berebutan berharap bisa mengangkut mereka pulang ke rumahnya masing-masing ( Ragil ).

Berita Terkait

Warga Binaan dan Petugas Rutan Pemalang Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila
Optimis Direkom Gerindra, Petahana Bupati Pemalang Mansur Ambil Formulir Bacalon Bupati
Cuaca Buruk Ribuan Nelayan Pemalang Tidak Bisa Melaut
Home Industri Miniatur Kapal Remote Buatan Warga Pemalang Go Nasional
Jelang  Hari Raya Idul Adha 2024, Pedagang Hewan Korban di Pemalang Mulai Kebanjiran Pesanan
Ketua Ikatan Masyarakat Pemalang Siap Nyalon Bupati Ketika Diminta
Sering Mondar-mandir di Muara Sungai, Akhirnya Ular Sanca Tertangkap Warga
Ratusan Kapal Nelayan Tidak Bisa Melaut, Ini Penyebabnya

Berita Terkait

Sabtu, 1 Juni 2024 - 14:43 WIB

Warga Binaan dan Petugas Rutan Pemalang Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila

Kamis, 30 Mei 2024 - 06:54 WIB

Optimis Direkom Gerindra, Petahana Bupati Pemalang Mansur Ambil Formulir Bacalon Bupati

Selasa, 28 Mei 2024 - 01:09 WIB

Cuaca Buruk Ribuan Nelayan Pemalang Tidak Bisa Melaut

Selasa, 28 Mei 2024 - 01:01 WIB

Home Industri Miniatur Kapal Remote Buatan Warga Pemalang Go Nasional

Selasa, 28 Mei 2024 - 00:50 WIB

Jelang  Hari Raya Idul Adha 2024, Pedagang Hewan Korban di Pemalang Mulai Kebanjiran Pesanan

Minggu, 26 Mei 2024 - 12:09 WIB

Ketua Ikatan Masyarakat Pemalang Siap Nyalon Bupati Ketika Diminta

Selasa, 21 Mei 2024 - 18:23 WIB

Sering Mondar-mandir di Muara Sungai, Akhirnya Ular Sanca Tertangkap Warga

Selasa, 21 Mei 2024 - 18:18 WIB

Ratusan Kapal Nelayan Tidak Bisa Melaut, Ini Penyebabnya

KANAL TERKINI

PAMEKASAN,KANALINDONESIA.COM-Warga menikmati suasana Pantai Wisata Jumiang, Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (13/6/2024).Capaian PAD wisata tahun 2022 hanya berkisar 37,49 persen, atau setara dengan Rp33 juta. Sedangkan target yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp90 juta. Pada tahun 2023 kembali mengalami hal yang lebih parah, dari target PAD yang ditetapkan sebesar Rp710 juta, hanya dicapai Rp4,19 persen, atau setara dengan Rp29 juta, PAD yang ditetapkan sekitar  Rp100 juta di tahun 2024 akan dicapai 100 persen selama setahun. Foto/KI/S Kurniawan

KANAL FOTO

Target PAD Sektor Wisata Pamekasan

Kamis, 13 Jun 2024 - 23:11 WIB