Hardiknas 2024, Khofifah Ajak Maksimalkan Merdeka Belajar untuk Cetak Generasi Problem Solver yang Mampu Jawab Tantangan Zaman

- Editor

Kamis, 2 Mei 2024 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, mengajak seluruh insan pendidikan di Jawa Timur untuk menyambut peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh hari ini, Kamis (2/5/2024), dengan semangat memaksimalkan implementasi Merdeka Belajar.

Hal ini sejalan dengan tema Hardiknas 2024 yaitu ‘Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar’. Dikatakan Khofifah, tema ini sangat relevan dan kian menguatkan dengan apa yang diajarkan oleh Bapak Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewanatara yaitu Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani.

Yang mana konsep Merdeka Belajar diyakini Khofifah mampu mencetak generasi masa depan bangsa yang tanggap dalam menjawab tantangan zaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di tengah kondisi dunia global yang sangat mengedepankan inovasi dan kreativitas, konsep Merdeka Belajar dalam kurikulum pendidikan sangat dibutuhkan karena mengedepankan kemandirian,” kata Khofifah.

“Konsep Merdeka Belajar tidak hanya membebaskan guru untuk berinovasi, tetapi juga memberdayakan siswa sebagai agen perubahan hingga menjadi problem solver yang mampu menjawab setiap tantangan yang ada di hadapan mereka,” imbuhnya.

Dalam koridor kurikulum Merdeka, guru diajak untuk aktif dalam aktivitas terkait pembelajaran, menggali minat dan bakat siswa, serta berpartisipasi dalam pembentukan lingkungan belajar yang inklusif dan beragam.

Dengan system tersebut, siswa juga diajak untuk aktif mendorong kemandirian belajar untuk memperkuat keterampilan siswa dan meningkatkan daya saing mereka di banyak aspek.

“Sistem pendidikan seperti ini jika diimplementasikan secara baik akan mampu membiasakan anak sejak dini untuk mandiri, berpikir kritis, menciptakan inovasi, hingga berani menginisasi sebuah kreativitas. Karakter seperti yang dibutuhkan dunia saat ini dan masa depan,” tegas Khofifah.

Baca Juga :  Ketika BUMD Harus Jadi Penopang PAD Jatim Tahun Depan, Jadi Bahan Diskusi Panel BUMD Outlook 2025 

Selama memimpin Jawa Timur, wanita yang kini juga menjabat sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU ini telah membuktikan keriusannya dalam memaksimalkan implementasi kurikulum Merdeka. Bahkan Khofifah juga menerima penghargaan dari Kemendikbudristek karena Jatim berhasil menjadi provinsi dengan jumlah sekolah terbanyak nasional yang sudah menerapkan Implementasi Kurikulum merdeka.

Dari jumlah 4.157 lembaga SMA/SMK dan SLB di Jatim, 99 persen lembaga sekolah di Jatim sudah menerapka IKM. Diketahui hanya 48 lembaga yang belum melaksanakan IKM karena ada permasalahan akun. Dengan jumlah ini Jatim juga menjadi provinsi terbanyak yang memanfaatkan akun belajar.id untuk mengakses kebutuhan kegiatan belajar mengajar.

“Salah satu bukti kesuksesan dari penerapan Merdeka Belajar adalah Jatim menjadi daerah dengan penerimaan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tertinggi di Indonesia selama empat tahun berturut-turut. Baik yang jalur tanpa tes maupun dengan tes,” tegas Khofifah yang juga mantan Menteri Sosial dan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini.

Tidak hanya itu, Jatim juga berhasil menjadi juara Umum Olimpiade Sains Nasional tiga tahun berturut-turut sejak 2020 sampai 2022. Prestasi lainnya, Provinsi Jawa Timur menyabet gelar Juara Umum Lomba Kompetisi Siswa (LKS) SMK Nasional XXXI Tahun 2023.

Lebih jauh, Khofifah menegaskan, berbagai ide dan program harus menjadi ajang menyiapkan siswa di Jatim dalam meraih prestasi terbaik di tahun-tahun mendatang.

Khofifah mengatakan, siswa-siswi SMA Jatim harus dipersiapkan untuk menjadi generasi penerus pemimpin di masa depan yang berkontribusi pada kemajuan bangsa. Dengan demikian, diharapkan Dinas Pendidikan Jatim mampu menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Jatim terus melakukan inovasi, bimbingan dan pelatihan dengan output berbagai prestasi yang diraih pada ajang bergengsi tingkat nasional maupun internasional di bidang sains, seni dan olahraga,” tuturnya.

Baca Juga :  Sekolah Alam Pacitan Masuk Top 10 World's Best School Prize 2024

Para guru juga terus ditingkatkan kapabilitasnya dengan aktif memberikan pelatihan digital IT. Bahkan Jawa Timur menjadi provinsi peserta terbanyak pada Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) 2023 yang diselenggarakan Kemendikbudristek, dengan total sebanyak 16.273 dari total 79.919 peserta.

Tak hanya itu, salah satu bukti keseriusan Khofifah dalam pengembangan sektor pendidikan juga diwujudkan dalam pemberian alokasi anggaran di tahun 2024.

Dimana sebelum purna tugas Khofifah sudah mematok anggaran APBD Jatim tahun 2024 sebesar 26,3 persen dari total belanja khusus untuk alokasi pendidikan. Bahkan alokasi belanja pendidikan sebesar 26,3 persen ini melebihi ketetapan undang-undang terkait alokasi pendidikan yang diwajibkan sebesar 20 persen.

“Hal itu bukti komitmen kami untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan Jatim. Mulai dari pengembangan kompetensi siswa, kompetensi guru, dan juga peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan,” tegas Khofifah.

Untuk itu, Khofifah kembali memesankan pada seluruh insan pendidikan untuk terus memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan Jatim. Dengan harapan akan semakin banyak lahir putra putri beprestasi dari Jawa Timur yang akan mengisi posisi-posisi strategis di saat Indonesia Emas 2045 mendatang.

“Untuk Guru-guru di Jatim, teruslah memberi teladan, Ing ngarso sung tulodo. Ing Madyo Mangun Karso, Ketika di tengah, membangkitkan semangat. Dan Tut Wuri Handayani, ketika di belakang mendorong dan memotivasi. Mendorong dari belakang supaya muridnya ini mandiri, independen dan merdeka. Begitulah Merdeka Belajar. Mari Bergerak Bersama, Maksimalkan Merdeka Belajar’. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2024,” pungkas Khofifah.

Berita Terkait

242 Kades di Sidoarjo Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan, Plt Bupati Subandi Ajak Kolaborasi dan Sinergi Wujudkan Desa Mandiri
Anwar Sadad Sayangkan Sebagai Pelopor Ekonomi Syariah, Jatim Tak Punya Bank Umum Syariah
Sekolah Alam Pacitan Masuk Top 10 World’s Best School Prize 2024
Satlantas Polres Pacitan Bersama Jasa Raharja dan Dispenda Sosialisasikan Beretika dalam Berkendara
Khofifah Tegas Serukan Stop Pekerja Anak, Dorong Penuhi Hak dan Kesejahteraan Anak
Peparprov II Jawa Timur Digelar, Ponorogo Kirim Tujuh Atlet
Tamasya Sama Mas Tarjo, Satu-satunya Inovasi Layanan Posyandu di Sidoarjo
3 Petahana KPU Magetan Terpilih Kembali

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 07:52 WIB

242 Kades di Sidoarjo Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan, Plt Bupati Subandi Ajak Kolaborasi dan Sinergi Wujudkan Desa Mandiri

Jumat, 14 Juni 2024 - 01:09 WIB

Anwar Sadad Sayangkan Sebagai Pelopor Ekonomi Syariah, Jatim Tak Punya Bank Umum Syariah

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:09 WIB

Sekolah Alam Pacitan Masuk Top 10 World’s Best School Prize 2024

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:10 WIB

Khofifah Tegas Serukan Stop Pekerja Anak, Dorong Penuhi Hak dan Kesejahteraan Anak

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:00 WIB

Peparprov II Jawa Timur Digelar, Ponorogo Kirim Tujuh Atlet

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:06 WIB

Tamasya Sama Mas Tarjo, Satu-satunya Inovasi Layanan Posyandu di Sidoarjo

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:23 WIB

3 Petahana KPU Magetan Terpilih Kembali

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:23 WIB

Ketika BUMD Harus Jadi Penopang PAD Jatim Tahun Depan, Jadi Bahan Diskusi Panel BUMD Outlook 2025 

KANAL TERKINI

PAMEKASAN,KANALINDONESIA.COM-Warga menikmati suasana Pantai Wisata Jumiang, Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (13/6/2024).Capaian PAD wisata tahun 2022 hanya berkisar 37,49 persen, atau setara dengan Rp33 juta. Sedangkan target yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp90 juta. Pada tahun 2023 kembali mengalami hal yang lebih parah, dari target PAD yang ditetapkan sebesar Rp710 juta, hanya dicapai Rp4,19 persen, atau setara dengan Rp29 juta, PAD yang ditetapkan sekitar  Rp100 juta di tahun 2024 akan dicapai 100 persen selama setahun. Foto/KI/S Kurniawan

KANAL FOTO

Target PAD Sektor Wisata Pamekasan

Kamis, 13 Jun 2024 - 23:11 WIB

KANAL PACITAN

Sekolah Alam Pacitan Masuk Top 10 World’s Best School Prize 2024

Kamis, 13 Jun 2024 - 21:09 WIB