Tinggalkan Program Operasi Pasar Cara Manual, Pemkot Kediri Bermigrasi Menuju Digitalisasi

- Editor

Kamis, 6 Juni 2024 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, KANALINDONESIA.COM: Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri yang terdiri dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Bagian Administrasi Perekonomian, KPw BI Kediri, Perum Bulog Cabang Kediri mengusung ide baru dalam hal pengendalian inflasi di Kota Kediri dengan memanfaatkan kemutakhiran Teknologi Informasi (TI). Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi TPID Kota Kediri bersama Dinas Kominfo Kota Kediri “Menuju Digitalisasi Pengendalian Inflasi Kota Kediri”, Kamis (6/6). Guna memaksimalkan rancangan program, TPID Kota Kediri akan bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kota Kediri selaku Perangkat Daerah yang mengawal percepatan terwujudnya digitalisasi layanan di Kota Kediri.

Tetuko Erwin Sukarno, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Kota Kediri menerangkan pada rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Sekartaji tersebut membahas beberapa materi, di antaranya: kerjasama antara Pemkot Kediri dengan KPw BI Kediri untuk mendukung urban farming di Kota Kediri serta digitalisasi program Operasi Pasar (OP).

“Jadi urban farming merupakan upaya kita untuk mendukung ketersediaan pasokan bahan pangan terutama sayur-sayuran. Kita berharap dengan berkolaborasi dengan KPw BI Kediri nanti terutama dengan para mahasiswa penerima Beasiswa BI (Generasi Baru Indonesia) Genbi bisa memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kota Kediri,” jelas Erwin.

Dirinya menambahkan program pertanian di perkotaan tersebut akan menyasar Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kota Kediri, yang mana saat ini total KWT di Kota Kediri sebanyak 54 KWT. Selain dukungan program urban farming, KPw BI Kediri juga akan mendukung digitalisasi OP. Erwin menuturkan selama ini program OP yang dilakukan Pemkot Kediri masih berbasis manual, untuk itu dengan memanfaatkan kemutakhiran teknologi, TPID Kota Kediri akan beralih menggunakan sistem digital.

“Selama ini kalau dengan manual hanya bisa mengendalikan supaya tidak beli lagi, tapi kita tidak punya datanya. Sedangkan kalau dengan digitalisasi akan jauh lebih mudah dan sederhana, cukup menggunakan scan sidik jari saja kita bisa mendapatkan datanya siapa saja yang mengakses layanan kita saat OP,” ucapnya. Lebih dari itu, peralihan OP manual ke digital juga dilakukan guna memudahkan TPID Kota Kediri dalam melakukan pengendalian harga secara digital, monev kegiatan OP serta untuk pemerataan penerima manfaat OP.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Kediri Tinjau RPH, Pastikan Hewan Qurban Sehat dan Layak Konsumsi

Terkait dengan mekanisme, TPID Kota Kediri akan menyediakan infrastruktur digital agar bisa merekam data masyarakat yang sudah mengaksesnya atau membeli produk-produk yang dijual pada OP. “Dengan demikian kita tahu kelompok masyarakat mana yang mayoritas mendapatkan manfaat OP. Soal kebijakan pembatasan pembeliannya akan dirumuskan nanti pastinya sesuai dengan stok dan kondisi saat itu,” kata dia. Erwin berharap dengan adanya rapat tersebut, koordinasi TPID Kota Kediri akan jauh lebih baik lagi dan yang lebih penting kegiatan apapun yang dilaksanakan TPID sasarannya lebih akurat dan tepat sasaran.

Pada kesempatan bersamaan, Apip Permana, Kepala Dinas Kominfo Kota Kediri menyampaikan dukungan serta kesiapannya dalam mewujudkan digitalisasi OP. Ia menilai program tersebut dapat memberikan wajah baru Kota Kediri melalui branding digitalisasi OP, yang mana saat ini teknologi merupakan suatu hal yang sangat esensial di kalangan masyarakat. “Berkaitan dengan tugas dan fungsi kami, maka Dinas Kominfo siap mendukung program tersebut. Semoga digitalisasi OP dapat sukses diimplementasikan di Kota Kediri serta tujuan program tersebut tercapai,” tegasnya. (adv/Kominfo).

Berita Terkait

Kota Kediri Duduki Peringkat 4 Perpaprov ke-2 Jawa Timur 2024, Pj Wali Kota Kediri Zanariah Beri Apresiasi
Pj Wali Kota Kediri Tinjau RPH, Pastikan Hewan Qurban Sehat dan Layak Konsumsi
Masuki Tahap Kedua Penyaluran Belanja Hibah Pelaku Usaha Mikro, Dinkop UMTK Gelar Sosialisasi
Ajak Keliling Ratusan Anak Yatim, Mbak Cicha: Supaya Mereka Termotivasi Kejar Cita-Cita
Peringati Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Pemkot Kediri Canangkan Sekolah Bebas Rokok Bersama Ratusan Siswa
Pj Wali Kota Kediri Beri Semangat Atlet Disabilitas Kota Kediri Peserta Ajang Peparprov Jawa Timur 2024
Pj Wali Kota Kediri Zanariah Beri Motivasi Pegawai BPBD Untuk Terus Melayani
Pastikan Tabung Gas Melon Terisi Sesuai Standard, Pemkot Kediri Rutin Lakukan Monitoring Pangkalan

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 22:15 WIB

Kota Kediri Duduki Peringkat 4 Perpaprov ke-2 Jawa Timur 2024, Pj Wali Kota Kediri Zanariah Beri Apresiasi

Minggu, 16 Juni 2024 - 09:55 WIB

Masuki Tahap Kedua Penyaluran Belanja Hibah Pelaku Usaha Mikro, Dinkop UMTK Gelar Sosialisasi

Sabtu, 15 Juni 2024 - 21:00 WIB

Ajak Keliling Ratusan Anak Yatim, Mbak Cicha: Supaya Mereka Termotivasi Kejar Cita-Cita

Kamis, 13 Juni 2024 - 16:43 WIB

Peringati Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Pemkot Kediri Canangkan Sekolah Bebas Rokok Bersama Ratusan Siswa

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:06 WIB

Pj Wali Kota Kediri Beri Semangat Atlet Disabilitas Kota Kediri Peserta Ajang Peparprov Jawa Timur 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:58 WIB

Pj Wali Kota Kediri Zanariah Beri Motivasi Pegawai BPBD Untuk Terus Melayani

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:03 WIB

Pastikan Tabung Gas Melon Terisi Sesuai Standard, Pemkot Kediri Rutin Lakukan Monitoring Pangkalan

Selasa, 11 Juni 2024 - 10:51 WIB

Mendekati Hari Raya Qurban, Harga Komoditas di Pasar Terpantau Stabil

KANAL TERKINI

KANAL PONOROGO

Peringati Idul Adha, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Kurban 11 Sapi

Senin, 17 Jun 2024 - 18:41 WIB